Home » Aksi Hak Pejalan kaki » Aksi KAKI di 18 Kota Tuntut Hak Pejalan Kaki

Aksi KAKI di 18 Kota Tuntut Hak Pejalan Kaki

Aksi KAKI di 18 Kota Tuntut Hak Pejalan Kaki
Besar Kecil Normal

TEMPO.CO, Jakarta – Komunitas Pejalan Kaki (KAKI) hari ini, 18 Maret 2012, menggelar aksi simpatik di 18 kota besar di Indonesia untuk mempromosikan dan mensosialisasikan hak-hak pejalan kaki. “Aksi ini kami gelar berdasarkan keprihatinan mendalam pada belum terpenuhinya hak-hak pejalan kaki di kota-kota besar,” kata Koordinator Pusat KAKI Awalil Rizky dalam rilis yang diterima Tempo.

Bentuk aksi adalah berupa pembagian brosur hak-hak pejalan kaki dan manfaat jalan kaki. Di sebagian lokasi disertai pula dengan bersama-sama berjalan kaki dan membentangkan spanduk bertulisan: “Persering Jalan Kaki. Hormati Hak-hak Pejalan Kaki.”

Kota-kota yang dimeriahkan aksi ini, antara lain, Jakarta, Bekasi, Bandung, Depok, Yogyakarta, Makassar, Semarang, Lampung, Banjarmasin, dan lain-lain.

Menurut Awalil hak-hak pejalan kaki kerap terampas oleh pengguna lalu lintas lain. Misalnya trotoar yang sering dilewati sepeda motor. Tidak hanya itu, kondisi jembatan penyeberangan banyak yang buruk, atau bahkan tidak ada sama sekali.

Awalil mengimbau seluruh warga masyatakat untuk instropeksi agar tak menciptakan kondisi yang menegaskan bahwa kota hanyalah milik mereka yang kuat. “Kita harus bersama-sama memperbaiki cara dan beretika menggunakan lalu lintas.”

Di Depok aksi KAKI ikut dimeriahkan elemen warga masyarakat lain, seperti seniman jalanan dan pedagang pasar kaget. Di Bandung belasan aktivis KAKI menyusuri jalan-jalan utama Kota Bandung memanfaatkan masa “car free day”. Di Bekasi anggota KAKI juga melakukan kegiatan serupa.1185406_or_KAKI

Menurut Koordinator KAKI wilayah Bekasi, Hidayat Tri, mereka akan berupaya melakukan aksi simpatik setiap hari Minggu pagi. “Pada hari Minggu depan (25/03) KAKI Bekasi akan menggelar acara Senam Sehat dan jalan kaki bersama dari Bekasi Square menuju GOR Kota Bekasi,” kata Hidayat.

KAKI adalah komunitas yang berhimpun di grup Facebook dengan singkatan (semula) KPK (http://www.facebook.com/groups/komunitaspejalankaki) yang dibuat 1 November 2011. Singkatan diubah menjadi KAKI seiring dengan kesepakatan para pegiat untuk mengembangkan berbagai aktivitas nyata di masyarakat dan menjadikannya sebagai organisasi terbuka bagi masyarkat Indonesia.

KAKI ingin menjadikan jalan kaki sebagai pilihan utama moda transportasi, dan mendidik masyarakat untuk terbiasa berjalan kaki. Mereka juga akan melakukan advokasi bagi persoalan hak-hak pejalan kaki.

TULUS WIJANARKO

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s