Home » Gedung Pencakar Langit » Banjir Basement UOB Bukan Kali Pertama

Banjir Basement UOB Bukan Kali Pertama

 Murni bencana ?? Pengelola gedung UOB gemar omong kosong !

Isnaini – Okezone

Sabtu, 19 Januari 2013 22:37 wib wib
Foto: Tri Kurniawan (Okezone)

Foto: Tri Kurniawan (Okezone)

JAKARTA – Gedung UOB bukan kali pertama mengalami kebanjiran seperti yang terjadi beberapa hari lalu. Ternyata, basement yang kini direndam air bah, pernah kebanjiran juga pada tanggal 23 Desember tahun lalu.

“Tanggal 23 Desember 2012 itu sempat kebanjiran, tapi nggak separah sekarang. Kantor saya kemasukan air setinggi 30 cm,” kata Nathan, pemilik Tenant “Fresca Dental” yang berada di Basement 1, Sabtu (19/1/2013).

Saat kebanjiran itu, Nathan diberitahukan oleh seorang karyawan yang bekerja di tempatnya. Saat itu hujan memang turun dan diduga air masuk lewat rembesan dinding basement.

Sama halnya dengan Nathan, Ahmad Amir, pemilik Tenant “Irwandana Tour”. Dia juga mengeluhkan apa yang dijanjikan pemilik gedung. Pascabanjir pada 23 Desember lalu, pengelola gedung berjanji akan memperbaikinya. Namun, dia kecewa, kali ini Tenantnya kebanjiran makin parah.

“Katanya sudah diperbaiki, tapi kan nyatanya sekarang makin parah,” ujarnya.

Saat banjir bah beberapa hari lalu, beruntung karyawannya yang hadir baru satu orang dari 15 orang karyawannya. Banjir saat itu, membuat sejumlah karyawannya terjebak macet dan belum sampai ke kantor.

Kata Amir, saat kejadian pun, dirinya tidak berada di gerainya. Dia sedang terjebak macet di Tugu Tani. “Saya cuma mau nengokin gerai saya. Untungnya pas kejadian itu cuma sehari, karyawan saya sempat ngunci gerai. Nah sekarang saya mau lihat,” ujarnya.

Air bah ini sendiri sudah sejak hari Kamis kemarin menggenangi gedung UOB. Sejumlah pekerja dan puluhan mobil terjebang di parkiran basement gedung tersebut. Empat orang berhasil dievakuasi, dua di antaranya ditemukan hari ini dan sudah membusuk, mereka adalah Abdul Arif Agus (40) dan Herdian Eko (27).

 

++++++

 

Pengelola UOB: Kejadian Ini Murni Bencana!

Isnaini – Okezone

Sabtu, 19 Januari 2013 21:54 wib wib
Foto: Tri Kurniawan (Okezone)

Foto: Tri Kurniawan (Okezone)

JAKARTA – Pengelola gedung UOB membantah jika kejadian tenggelamnya empat korban banjir di basement gedungnya yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia tersebut, akibat kesalahan sistem pembangunan gedung.

“Kejadian ini murni bencana, seperti kita ketahui Jakarta dilanda bencana banjir, ditambah pecahnya bendungan Latuharhary yang menyebabkan air masuk ke basement gedung ini,” kata Kepala Pengelola Gedung UOB, Bangga Nirwanjaya dalam keteranga persnya di gedung UOB, Jakarta Pusat, Sabtu (19/1/2013).

Menurutnya, sistem drainase dari gedung UOB sudah berjalan baik, namun derasnya air yang masuk memenuhi empat basement itu membuat pompa penyedot air yang ada di dalam basement tidak lagi berfungsi dengan baik.

“Secara drainase gedung kami berjalan normal, sistemnya baik, tapi dengan kondisi air yang deras peralatan pompa kami tidak sanggup menahan air,” lanjutnya.

Bangga melanjutkan, saat air yang deras mulai memenuhi basement gedung, pihaknya telah melakukan tindakan preventif, diantaranya membuat tanggul pada basement, juga mengevakuasi seluruh pengguna gedung.

“Kami sudah membuat tanggul agar air yang masuk tidak terlalu banyak, namun tanggul itu jebol karena derasnya air, kami juga sudah melakukan tindakan evakuasi pada pengguna gedung, namun ada empat karyawan kami yang masih tertinggal di basement,” ujarnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s