Home » SOAL ANGGARAN » DKI Kebut Realisasi Program

DKI Kebut Realisasi Program

Rabu,
27 Februari 2013

APBD 2013 Sudah Bisa Digunakan

Jakarta, Kompas – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai bisa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2013. Dengan demikian, seluruh program pembangunan dan pelayanan publik harus segera dikebut agar sisa lebih penggunaan anggaran dapat ditekan.

”Program yang berkaitan dengan banjir dan macet, langsung cepat dan kebut. Itu dulu prioritasnya. Perintah langsung dikeluarkan agar bisa dikerjakan, tetapi tentu harus lewat lelang,” kata Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Selasa (26/2), di Balaikota.

Kemarin, Gubernur menyerahkan dokumen pelaksanaan anggaran kepada 745 satuan kerja perangkat daerah (SKPD), naik dari tahun lalu yang hanya 735 SKPD. Dokumen pelaksanaan anggaran itu nantinya akan dipublikasikan di laman resmi Pemprov DKI, http://www.jakarta.go.id, supaya warga dapat ikut melihat dan memantau program pembangunan.

Pemprov DKI juga akan menampilkan dokumen anggaran itu di setiap kelurahan. Menurut Sekretaris Daerah selaku Ketua Tim Anggaran Pemprov DKI Fadjar Panjaitan, transparansi informasi dilakukan untuk membuka kesempatan publik ikut mengawasi penggunaannya.

Penyerahan pelaksanaan dokumen anggaran secara simbolis diberikan kepada Kepala Dinas Kesehatan Dien Emawati, Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristono, Kepala Dinas Pendidikan Taufik Yudi Mulyanto, Wali Kota Jakarta Timur Risdianto, dan Lurah Pinangsia Sayuti di Balai Agung, Balaikota, Jakarta.

Cepat gunakan

Fadjar meminta kepada seluruh SKPD menghindari penggunaan dana pada akhir tahun. Selain itu, sistem pelelangan barang dan jasa agar dilakukan pada triwulan pertama tahun ini. Dengan demikian pada akhir November 2013 diharapkan semua pengadaan barang dan jasa bisa selesai. Harapannya, opini Badan Pemeriksa Keuangan terhadap penggunaan keuangan DKI meningkat dari wajar tanpa pengecualian (WTP) menjadi WTP murni tanpa catatan.

Wakil Ketua Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta Triwisaksana menilai, proses pencairan APBD kali ini lebih cepat dibanding periode pemerintahan sebelumnya. Era Gubernur Fauzi Bowo, sidang paripurna pengesahan APBD pada 19 Januari 2007 dan penetapan akhir setelah koreksi April 2008. Sekarang, sidang paripurna pengesahan 28 Januari 2013 dan penetapan akhir setelah koreksi 26 Februari 2013.

Kurang sejalan

Dana APBD DKI tahun 2013 mencapai Rp 49,98 triliun, dengan lima alokasi anggaran terbesar. Terbesar adalah untuk sektor pendidikan (29,72 persen), pemerintahan umum (18,71 persen), pekerjaan umum (11,70 persen), kesehatan (9,84 persen), dan perhubungan (7,97 persen).

Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, anggaran untuk empat dinas naik, kecuali anggaran untuk pekerjaan umum yang justru turun, dari Rp 5,13 triliun (15,18 persen) jadi Rp 4,97 triliun (11,70 persen). Anggaran untuk perhubungan juga hanya ada di urutan kelima. Padahal Gubernur Jokowi memprioritaskan penanganan banjir dan macet.

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, mengatakan, program penanganan kemacetan bisa dilihat dari peningkatan anggaran untuk pengadaan armada bus transjakarta, serta peremajaan kopaja dan metromini. ”Untuk pengendalian banjir, ada upaya signifikan untuk normalisasi dan pengerukan kali,” katanya.

Direktur Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran Uchok Sky Khadafi berpendapat, seharusnya sebelum menyerahkan dokumen ke SKPD, gubernur menempel lebih dahulu dokumen itu di kantor kelurahan agar bisa dilihat publik. Transparansi informasi mengenai alokasi anggaran pembangunan penting sebagai alat kontrol.

”Susahnya akses mendapatkan dokumen itu akan menyulitkan masyarakat melakukan kontrol pada pengguna anggaran,” katanya. (FRO/NDY)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s