Home » SOAL ANGGARAN » Bangun DKI, Jokowi Anggarkan Rp 49 Triliun di 2013 dan Rp 120 Triliun di 2017

Bangun DKI, Jokowi Anggarkan Rp 49 Triliun di 2013 dan Rp 120 Triliun di 2017

Prins David Saut – detikfinance
Selasa, 05/03/2013 15:44 WIB

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta Tahun 2013-2017. Jokowi menganggarkan Rp 49,97 triliun di tahun 2013 dan meningkat hingga Rp 120,38 triliun di 2017.

“Penyelenggaraan fungsi pemerintah daerah yang sudah diagendakan dalam RPJMD Provinsi DKI Jakarta Tahun 2013-2017 akan terlaksana apabila didukung oleh Pemerintah Pusat, seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, DPRD Provinsi DKI Jakarta, serta kerjasama dan kemitraan dengan masyarakat dan dunia usaha serta dengan pengelolaan keuangan daerah yang optimal,” kata Jokowi.

Hal ini diungkapkan Jokowi dalam Rapat Paripurna dengan DPRD DKI di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Selasa (5/3/2013).

Dijelaskan Jokowi, untuk mendapatkan gambaran tentang kapasitas atau kemampuan keuangan daerah dalam mendanai penyelenggaraan pembangunan daerah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan analisis terhadap pengelolaan keuangan daerah sekurangnya 5 tahun sebelumnya dan perumusan asumsi serta kebijakan pengelolaan keuangan daerah pada 5 (lima) tahun yang akan datang.

“Maka proyeksi APBD Tahun 2013-2017 yakni, total APBD Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2017 diproyeksikan sebesar Rp 120,38 Triliun atau meningkat sebesar 140,87% dari tahun 2013 sebesar Rp 49,97 Triliun,” jelas Jokowi.

Berikut porsi APBD 2013-2017 yang disusun Jokowi:

  • Pendapatan Daerah pada tahun 2017 diproyeksikan sebesar Rp 103,98 Triliun atau meningkat sebesar 150,43% dari APBD Tahun 2013 sebesar Rp 41,52 Triliun.
  • Belanja Daerah, pada tahun 2017 diproyeksikan sebesar Rp 119,46 Triliun atau meningkat sebesar 162,15% dari APBD Tahun 2013 sebesar Rp 45,57 Triliun.
  • Penerimaan Pembiayaan Daerah, pada tahun 2017 diproyeksikan sebesar Rp 16,40 Triliun atau meningkat sebesar 94,02% dari APBD Tahun 2013 sebesar Rp 8,45 Triliun.
  • Pengeluaran Pembiayaan Daerah, pada tahun 2017 diproyeksikan sebesar Rp 922,69 Milyar atau mengalami penurunan sebesar 79,05% dari APBD Tahun 2013 sebesar Rp 4,40 Triliun.

“Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah RPJMD Provinsi DKI Jakarta Tahun 2013-1017, dilaksanakan dalam rangka memenuhi amanat Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah yang menyatakan bahwa RPJMD ditetapkan dengan Peraturan Daerah,” tutup Jokowi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s