Home » Transportasi Publik Jakarta » Jokowi diminta hati-hati soal monorel

Jokowi diminta hati-hati soal monorel

Kalau nggak

Selasa, 19 Maret 2013 23:19 WIB | 1523 Views

Pewarta: Deny Yuliansari

Sebuah prototipe monorel (ANTARA/Paramayuda)

Berita Terkait

Jakarta (ANTARA News) – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Triwisaksana meminta Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berhati-hati terhadap rencana pembangunan monorel oleh PT. Jakarta Monorail.

Dia beralasan, PT. Jakarta Monorail dulu pernah mengaku sudah memiliki dana pembangunan namun ternyata akhirnya tidak bisa menyelesaikan pembangunan moda transportasi berbasis rel tersebut.

“Dulu bilangnya punya investor tapi tidak selesai. Sekarang bilang punya uang dari Ortus, jangan-jangan nasibnya sama lagi,” kata dia di Jakarta, Selasa.

Triwisaksana mengingatkan pula jika monorail merugi, maka Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang harus mengambilalih. “Nantinya akan menjadi beban masyarakat Jakarta,” katanya.

Dia juga mengajak Jokowi mempertimbangkan matang-matang subsidi untuk PT. Jakarta Monorail, karena biaya pembangunan yang besar akan memahalkan harga tiket, sedangkan jika Pemprov memberikan subsidi akan melanggar hukum.

“Kalau mau diberi subsidi kan harus dilelang, sedangkan PT. JM kan ditunjuk,” katanya.

Proyek monorel diperkirakan menelan dana hampir 72,6 dolar US dengan panjang lintasan 30 km, terbagi dua jalur; yakni hijau (green line) sepanjang 14,5 km dan jalur biru (blue line) 15,5 km.

ANTARA News tidak berhasil memperoleh tanggapan dari PT JM mengenai klaim Triwisaksana ini.

Editor: Jafar M Sidik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s