Home » KUALITAS BIROKRASI » DKI Kebut Izin Satu Pintu

DKI Kebut Izin Satu Pintu

6 Mei 2013

 

Perizinan Berbelit dan Pungutan Liar Dipangkas

Jakarta, Kompas – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menyiapkan pelayanan terpadu satu pintu untuk memangkas perizinan yang panjang dan berbelit-belit. Dengan percepatan proses perizinan, praktik pungutan liar di kantor-kantor pemerintah pun diharapkan lenyap.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) membahas soal percepatan perizinan tersebut saat menerima Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Chatib Basri, Selasa (14/5), di Balaikota, Jakarta.

”Yang harus dilakukan adalah mereformasi semua meja perizinan. Kemudian, harus ada lembaga yang jelas untuk mengurusi (perizinan). Bentuknya badan, bukan hanya UPT (unit pelaksana teknis) atau hanya menempel ke badan penanaman modal,” ujar Jokowi.

Setelah pertemuan tersebut, pekan depan, pembahasan tentang perizinan dan pelayanan satu pintu bakal dibahas lebih mendalam.

Tujuan investasi

Chatib mengingatkan, Jakarta termasuk dalam lima besar tujuan investasi di Indonesia. Sayangnya, dalam hal perizinan, Jakarta masih kalah dibandingkan dengan sejumlah kota lain.

Salah satu persoalan yang menghambat investasi di Jakarta, baik asing maupun domestik, adalah masalah perizinan.

”Saya kira hambatannya karena pelayanan satu pintu belum diterapkan. Kalau urusan birokrasi bisa dipersingkat, orang akan lebih mudah berinvestasi. Kami ingin prosesnya lebih sederhana,” katanya.

Chatib mengingatkan, Jokowi pernah berhasil menerapkan pelayanan perizinan satu pintu saat menjabat wali kota Solo, Jawa Tengah. Perizinan yang biasanya memakan waktu 6-8 bulan bisa dipersingkat menjadi 26 hari. Berdasarkan pengalaman di Solo, Jokowi memerlukan waktu sekitar empat bulan untuk membenahi sistem perizinan.

Jokowi mengatakan, Pemprov DKI Jakarta tengah memproses pembentukan badan yang mengurusi pelayanan satu pintu dan perizinan dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta.

”Sebetulnya soal perizinan itu tidak sulit. Orang datang, tinggal dicatat namanya, disuruh tanda tangan, lalu isi formulir. Semua diintegrasikan dalam satu kantor. Ada pembatasan waktu yang ditentukan, misalnya, mengurus IMB (izin mendirikan bangunan) 7 hari selesai, ya 7 hari itu harus selesai. Kalau masih buruk, kami perbaiki. Kalau masih terlalu lama, copot orangnya, diganti,” tutur Jokowi.

Dengan percepatan proses perizinan, Jokowi memastikan, pungutan liar juga bakal hilang. Biasanya, proses yang lama itu yang dimanfaatkan orang untuk bertransaksi atau bernegosiasi agar izin lebih cepat keluar.

Kewenangan ditingkatkan

DPRD DKI juga akan mendorong peningkatan kewenangan lembaga pelayanan terpadu satu pintu (PTSP). Peningkatan kewenangan ini diperlukan untuk mengoordinasikan seluruh perizinan yang selama ini belum terpadu. Sejauh ini, PTSP baru berbentuk setingkat unit pelaksana teknis di bawah Badan Penanaman Modal dan Promosi Provinsi DKI Jakarta.

”Kewenangan PTSP selama ini masih terbatas, belum dapat memproses perizinan yang menjadi kewenangan dinas. Apa pun bentuknya, kewenangan PTSP harus ditingkatkan,” kata Triwisaksana dari Badan Legislasi Daerah DPRD DKI Jakarta. Menurut rencana, minggu depan, pembahasan rancangan peraturan daerah ini mulai digelar di DPRD DKI Jakarta.

Kepala PTSP DKI Kusbiantoro mengatakan siap menjalankan tugas dengan kewenangan yang lebih besar. Sejauh ini, peran PTSP hanya memeriksa berkas pemohon izin. Pelayanan perizinan tetap ditangani dinas terkait sesuai jenis perizinan.

PTSP di DKI Jakarta dibentuk tahun 2007 dan diresmikan sebagai lembaga pelayanan tahun 2010. DKI menjadi pelopor di Indonesia dalam membentuk PTSP. Namun, dalam perjalanannya, pemerintah daerah lain lebih cepat menguatkan kelembagaan PTSP.

”Pemerintah pusat kerap menyebut DKI sebagai pelopor yang tertinggal,” ujarnya. (FRO/NDY)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s