Home » Transportasi Publik Jakarta » Soal pengelolaan Bajaj di DKI

Soal pengelolaan Bajaj di DKI

Jadi apa pekerjaan Dinas Perhubungan DKI selama ini ????
kenapa tidak ditindak 95 % pengemudi bajaj tidak punya SIM !
Sangat memalukan dan menyedihkan, bagaimana nasib keamanan penumpang bajaj dan pengguna jalanan selama ini ?

Kamis,30 Mei 2013
ANGKUTAN BAJAJ
Transportasi Publik Tidak Terkelola
Jakarta, Kompas – Kekacauan pengelolaan transportasi umum di DKI Jakarta terkuak. Salah satunya adalah ketidakjelasan terhadap kontrol pengemudi bajaj yang puluhan tahun menjalankan bajaj tanpa surat izin mengemudi.

Selama bertahun-tahun, sopir bajaj dibiarkan melayani penumpang tanpa SIM. Padahal, bajaj merupakan angkutan lingkungan, bagian dari sistem transportasi publik di Ibu Kota.

”SIM itu syarat yang menunjukkan pemilik layak mengemudikan kendaraan. SIM juga menjadi bukti seseorang tahu aturan lalu lintas yang berlaku,” kata Wakil Ketua Caretaker Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan Bermotor di Jalan (Organda) DKI Jakarta Shafruhan, Rabu (29/5).

Data Organda menunjukkan, 95 persen sopir bajaj di Jakarta tidak memiliki SIM. Hanya sebagian kecil sopir bajaj yang mempunyai SIM A dan C. Sopir bajaj bingung karena tak ada kategori SIM khusus angkutan lingkungan. Padahal, jumlah bajaj di Jakarta mencapai 14.424 unit.

Tak ada layanan

Operator bajaj yang juga Sekretaris Jenderal Koperasi Bajaj Sehati Hisar Gultom mengatakan, tak satu pun dari 1.000 sopir di koperasinya yang memiliki SIM. Kondisi tersebut terjadi karena kepolisian tidak membuka lagi layanan SIM A khusus sopir bajaj. Antisipasi yang dilakukan Koperasi Bajaj Sehati selaku operator untuk meningkatkan kualitas sopir, yakni dengan mengadakan pendidikan singkat secara mandiri.

Ipang, sopir bajaj yang dijumpai di kawasan Darmawangsa, Jakarta Selatan, mengatakan tidak ambil pusing soal itu. ”Dulu punya SIM A, tetapi sudah habis masa berlakunya dan tidak saya perpanjang. Soalnya juga enggak pas untuk sopir bajaj. Selama ini enggak ditangkap, mungkin tahu kalau sopir bajaj enggak punya uang,” ujarnya sambil tertawa.

Kondisi ini, menurut Shafruhan, membuat nasib bajaj makin tidak jelas. Hal itu disebabkan antara aturan yang satu dan yang lain tidak selaras.

Diminta buka

Karena itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono meminta kepolisian membuka kembali layanan SIM A khusus. Tidak perlu ada payung hukum secara khusus yang dibuat Pemprov DKI Jakarta. Tinggal pihak kepolisian yang berinisiatif menghidupkan kembali jenis SIM A khusus itu.

”Bajaj itu memang unik, bukan sepeda motor dan bukan mobil. Karena itu, kepolisian sebaiknya menghidupkan lagi SIM A khusus bagi sopir bajaj,” kata Pristono.

Pemprov DKI Jakarta akan menjadikan bajaj sebagai angkutan pengumpan bus transjakarta. Bajaj beroperasi menjangkau permukiman menuju jalur bus transjakarta. Karena itu, Pemprov DKI meremajakan bajaj sejak tahun 2006.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Chryshnanda Dwi Laksana mengatakan, masalah bajaj bukan masalah kepolisian saja.

”Bagi saya, yang penting duduk bersama memastikan posisi operasional bajaj itu di mana dalam sistem transportasi umum yang ada. Kita harus memanusiakan manusia. Masalah keselamatan pengemudi, penumpang, dan pengguna jalan lain harus menjadi acuan,” tuturnya.

Menurut Chryshnanda, jika sudah ada penegasan mengenai posisi bajaj sebagai angkutan publik, harus ada regulasinya. Setidaknya ada pernyataan resmi dari pemerintah. Paling tidak ada kesepakatan bersama antara kepolisian dan pemprov.

Dengan demikian, masing-masing bertanggung jawab terhadap kelangsungan operasional bajaj. (NEL/FRO/RTS/NDY)

+++++++++

Seberapa Hebat Pengganti Bajaj di Jakarta?
ZBee telah diperlihatkan kepada Presiden SBY.
Kamis, 30 Mei 2013, 13:35 Antique, Herdi Muhardi
ZBee, bajaj listrik asal Swedia.(fastighetochbostadsratt.)
BERITA TERKAIT

Zbee, Mobil Listrik Swedia Pengganti Bajaj Meluncur 12 Juni
Hatta Yakin Mobil Listrik Bisa Tampil di Konferensi APEC
Pabrik Mobil Listrik di Sejumlah Negara Bangkrut, Apa Sebabnya?
Mobil Listrik UNY Sabet Juara di Korea Selatan
Mereka yang Gulung Tikar karena Jual Mobil Listrik
Follow us on
VIVAnews – Polusi udara dan kemacetan kota Jakarta, membuat masyarakat menuntut akan kendaraan umum ramah lingkungan. Hal itu, dalam waktu dekat akan segera terealisasi dengan kahadiran ZBee.

Tentunya, jika ZBee benar meluncur, kehadiran kendaraan asal India, Bajaj akan tergerus dan hilang.

Keberadaan pengganti bajaj asal Swedia ini telah diperlihatkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat kunjungan kenegaraan kemarin. Kemudian, kendaraan ini akan diresmikan di Balaikota Jakarta, oleh Gubernur DKI Jakarta, Juni mendatang.

ZBee sendiri merupakan motor listrik yang ramah lingkungan. Selain itu, kendaraan ini diklaim akan sangat mudah dan lincah untuk dikendarai.

Jika dilihat, ZBee memang terlihat seperti bajaj. Namun, bajai listrik abad 21 ini memiliki desain lebih futuristik dan modern, ketimbang bajaj yang sering ditemui di Jakarta saat ini.

Bahkan, untuk masalah keamanan, ZBee juga telah dilengkapi tiga sabuk pengaman, yang tersematkan untuk pengemudi dan penumpang.

Dilansir Clean Motion, Kamis 30 Mei 2013, dengan warna khasnya putih dan bentuk yang mungil, Zbee memiliki panjang 2.400 mm, lebar 1.250 mm, dan tinggi 1.500 mm. Kendaraan ini memang cocok digunakan di perkotaan serta mudah saat melakukan parkir.

Meski kecil, kendaraan berkapasitas tiga penumpang ini juga memiliki bobot yang sangat ringan, yaitu hanya 230 kilogram. Selain itu, motor listrik roda tiga ini diklaim tidak mengeluarkan suara bising serta bebas polusi udara.

Karena menggunakan tenaga listrik, untuk menyimpan daya Zbee akan menggunakan baterai Li-lon. ZBee sanggup menghabiskan listrik sebanyak 4 kWh/100 kilometer, dan mampu melaju hingga 35-70 km, dengan kecepatan maksimum mencapai 45 km/jam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s