Home » Transportasi Publik Jakarta » 200 Bus AKAP Ditilang di Putaran Pasar Rebo

200 Bus AKAP Ditilang di Putaran Pasar Rebo

Semoga tidak  aksi insidentil..
Metro Mini, Kopaja, Koantas Bima  kok masih belum ditertibkan ya.. Selain tidak laik untuk jalan, sopir ketiga angkutan ini banyak yang tidak punya SIM
Headline

Ilustrasi – (Foto: inilah.com)
Oleh: Anton Hartono
metropolitan – Senin, 3 Juni 2013 | 17:48 WIB

INILAH.COM, Jakarta – Dalam dua pekan terakhir ini, sedikitnya 200 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang menarik penumpang di Jalan TB Simatupang arah Cilangkap atau putaran Pasar Rebo, ditertibkan Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Pasalnya di kawasan tersebut, angkutan umum dilarang menarik penumpang untuk menghindari kemacetan di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

“Sudah ada 200 bus yang ditertibkan selama dua minggu ini karena menyalahi trayek dan menaik dan menurunkan penumpang di putaran Pasar Rebo,” kata Budi Yusgiantoro, Kasie Operasi Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Senin (3/6/2013).

Bus-bus AKAP yang melanggar itu diberikan sanksi tilang serta dibuatkan Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) sesuai pelanggaran yang dibuat. Jika terdapat kekurangan dalam berkas yang dimiliki pengemudi, maka bus tersebut langsung dikandangkan di pool Ujung Menteng, Jakarta Timur.

Menurutnya, petugas menindak sekitar 20 bus AKAP per hari di lokasi tersebut dengan bermacam-macam pelanggaran, mulai dari tidak mengenakan seragam hingga tidak memiliki kelengkapan berkas kendaraan.

“Untuk hari ini ada tiga bus yang dikandangkan, dua bus diantaranya tujuan Jawa Tengah dan satu bus pariwisata karena berkas-berkas kendaraannya tidak lengkap dan menarik penumpang juga,” ujarnya.

Budi menambahkan, putaran Pasar Rebo merupakan salahsatu titik kemacetan di Jakarta Timur yang menjadi fokus pengawasan Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Hal itu disebabkan oleh banyaknya bus-bus AKAP yang menaik dan menurunkan penumpang tepat di putaran Pasar Rebo dari arah Kampung Rambutan menuju Tol Dalam Kota seperti Kerawang, Purwakarta serta Subang.

“Kami mengimbau agar para penumpang tidak lagi naik atau turun di sembarang tempat. Karena bus-bus AKAP hanya diperbolehkan naik dan turun penumpang di terminal yang disediakan. Ini untuk menghindari kemacetan,” tandasnya.[bay]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s