Home » Bandung Pedestrian » Restoran di Hutan Kota

Restoran di Hutan Kota

Senin,17 Juni 2013

Dada Rosada Siap Cabut IMB Babakan Siliwangi
Bandung, Kompas – Wali Kota Bandung Dada Rosada bersedia mencabut izin mendirikan bangunan restoran di hutan kota Babakan Siliwangi yang kontroversial lima tahun terakhir. Ia meminta warga dan pemerintah kota membentuk tim kecil karena izin pengelolaan hutan kota sudah diberikan kepada PT Esa Gemilang Indah.

Hal itu diungkapkan Dada Rosada di depan seniman dan tokoh masyarakat Bandung yang tergabung dalam Forum Warga Peduli Babakan Siliwangi di Gedung Yayasan Kebudayaan, Jalan Naripan, Bandung, Sabtu (15/6). Hari itu, seniman Bandung berkumpul untuk kesekian kali dalam rangka menentang alih fungsi Babakan Siliwangi sekaligus melakukan orasi budaya tentang revitalisasi lemah cai (kampung halaman).

Menurut Dada, pihaknya setuju dengan keinginan warga Bandung, yakni mempertahankan kawasan Babakan Siliwangi tetap jadi hutan kota. Sebenarnya dari 3,8 hektar kawasan terbuka Babakan Siliwangi, ujarnya, yang diizinkan untuk restoran hanya 0,2 hektar sehingga dari sisi kaidah lingkungan memenuhi syarat.

”Kalau warga tetap tidak setuju ada bangunan di kawasan itu bisa dibatalkan. Namun, untuk langkahnya, silakan bentuk tim kecil karena sebagai pemerintah kami harus melindungi semua pihak, termasuk mereka yang investasi dan berusaha” ujarnya.

Saling menguntungkan

Ketua Umum Badan Musyawarah Masyarakat Sunda Syarif Bastaman menyarankan, pencabutan itu ditempuh melalui mekanisme saling menguntungkan karena menyangkut kepastian hukum dan berusaha.

”Jadi, butuh proses karena sudah menyangkut administrasi pemerintahan,” ujar Syarif yang melakukan orasi budaya bertema ”Negara Ini Tak Berpagar”.

Budayawan Tisna Sanjaya yang selama ini jadi koordinator aksi penyelamatan Babakan Siliwangi meminta Pemkot Bandung membentuk tim itu.

Pemkot memiliki aparat dan anggaran yang sangat memudahkan pembentukan tim pengkaji. ”Kami sudah lelah berupaya mempertahankan hutan kota yang luasnya tidak seberapa itu,” ujar Tisna.

Babakan Siliwangi merupakan satu dari 11 hutan yang masih bertahan di Kota Bandung. Babakan Siliwangi dengan luas 3,8 hektar berada di lembah Sungai Cikapundung.

Saat ini, Kota Bandung baru memenuhi kuota 10,16 persen ruang terbuka hijau dari total luas wilayah 17.000 hektar. (CHE/DMU)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s