Home » Nata de Kota » Jatinegara Ditertibkan

Jatinegara Ditertibkan

Selasa,
18 Juni 2013

Sejumlah Area Parkir Liar di Badan Jalan Dikuasai Oknum Aparat
KOMPAS/LASTI KURNIA
Mobil yang parkir di pinggir jalan diderek dan dipindah ke lahan parkir di Pusat Grosir Jatinegara (PGJ), Jakarta, Senin (17/6). Dinas perhubungan menertibkan parkir liar di kawasan Pasar Jatinegara dan telah memasang sejumlah rambu baru larangan parkir di kawasan tersebut. Kendaraan diimbau parkir di kantong-kantong parkir, seperti di PGJ yang berdaya tampung 600-700 mobil.
Jakarta, Kompas – Pemprov DKI Jakarta terus menertibkan area parkir liar untuk mengurangi kemacetan lalu lintas. Mulai Senin (17/6), DKI menertibkan parkir liar di Pasar Jatinegara (Jakarta Timur) setelah sebelumnya di Pasar Tanah Abang (Jakarta Pusat) dan Pasar Minggu (Jakarta Selatan).

Sedikitnya empat mobil diderek dan tiga mobil digembok dalam penertiban parkir liar kendaraan di sekitar Pasar Jatinegara, kemarin.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono menegaskan, pada prinsipnya, parkir kendaraan dilarang di seluruh ruas jalan di sekitar Pasar Jatinegara. Karena itu, diberlakukan larangan parkir pada pukul 06.00-20.00, kecuali Sabtu dan hari libur.

Pada jam itu, pengendara dipersilakan memarkir kendaraan di sejumlah kantong parkir yang tersedia di sekitar Pasar Jatinegara, yaitu di gedung parkir Pusat Grosir Jatinegara (PGJ), lahan parkir Stasiun Kereta Jatinegara, gedung parkir Pasar Batu Aji dan Permata, lahan parkir eks Pasar Rawabening, dan gedung parkir Pasar Jatinegara.

”Di PGJ, ada enam lantai parkir yang bisa menampung 600-700 mobil. Sementara di lahan parkir Stasiun Kereta Api Jatinegara, gedung parkir Pasar Batu Aji, dan lainnya bisa menampung 400 kendaraan,” ujar Pristono.

Rambu-rambu larangan parkir telah dipasang di sejumlah ruas jalan di sekitar Pasar Jatinegara. Dipasang juga informasi lokasi kantong parkir terdekat.

Keterlibatan oknum aparat

Dinas Perhubungan DKI Jakarta melibatkan TNI, Polri, dan satuan polisi pamong praja. Keterlibatan aparat, menurut Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Dishub DKI Jakarta Syamsul Mirwan, tak lain karena sejumlah area parkir di atas jalan juga dikuasai sejumlah oknum aparat.

”Sekarang Tanah Abang dan Pasar Minggu sudah lumayan lancar kendati Tanah Abang masih butuh penataan,” katanya.

Wakil Wali Kota Jakarta Timur Husein Murad menegaskan, ada tiga hal yang menyebabkan kawasan Jatinegara menjadi kacau, yakni parkir di badan jalan, angkutan umum yang berhenti di sembarang tempat, dan pedagang kaki lima.

Tiga hal itu perlu ditata agar orang mudah mengakses Jatinegara.

”Di kawasan Jatinegara ada pasar batu akik yang sangat bagus dan bisa menarik para pengunjung,” kata Husein.

Berdasarkan pemantauan Kompas, penertiban yang baru dilaksanakan masih menyisakan masalah karena pengendara belum terbiasa menggunakan kantong parkir yang tersedia. Akibatnya, muncul antrean kendaraan cukup panjang ke Pasar Jatinegara. Padahal, pengendara bisa memarkir kendaraannya di PGJ.

”Saya belum tahu PGJ itu bisa untuk parkir. Makanya saya tetap berusaha masuk ke Pasar Jatinegara,” kata Wina (34), pengunjung Pasar Jatinegara.

Pungutan liar di kalangan petugas Dishub terhadap pengendara yang melanggar juga menimbulkan kekecewaan. Hal itu dialami Feri (42), yang mobilnya digembok.

”Lho, katanya belum diterapkan sanksi. Tadi saya malah dimintai uang Rp 50.000 oleh petugas berseragam Dishub DKI, namanya Edi,” kata Feri.

Di tempat lain, Kasudin Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Jakarta Barat Adiah mengatakan, Pemprov DKI telah menyiapkan 260 gerobak baru bagi para pedagang kecil yang sehari-hari berdagang di kawasan Kali Besar-Taman Fatahillah, Kota Tua, Jakbar. (K08/WIN/MDN)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s