Home » SOAL BANJIR » Setengah Tahun Jokowi, 40 Persen Sungai Dikeruk

Setengah Tahun Jokowi, 40 Persen Sungai Dikeruk

RABU, 19 JUNI 2013 | 14:39 WIB

Kali Cideng, Jakarta Pusat. TEMPO/Zulkarnain

Grafis Terkait

100 Hari Jokowi-Ahok
Foto Terkait

Festival Layang-layang Hiasi Kawasan Monas
Video Terkait

Kesejahteraan dan Transportasi Versi Ahok
Topik
#HUT Jakarta
#Jokowi-Ahok
Besar Kecil Normal
TEMPO.CO, Jakarta – Hingga bulan ketujuh masa kepemimpinan Gubernur DKI Joko Widodo, Dinas Pekerjaan Umum DKI mengklaim telah mengeruk 40 persen sungai, kali, saluran makro dan mikro, serta saluran penghubung di Jakarta. “Dari total 141 sungai, kali, dan saluran, sudah 61 dikeruk,” kata Kepala Seksi Pemeliharaan Prasarana dan Sarana Konservasi dan Pendayagunaan Sumber Daya Air Dinas PU, Maryana, kepada Tempo, Kamis, 13 Juni 2013.

Pengerukan ini diprioritaskan pada sungai yang timbunannya melebihi ketinggian aliran air. Belajar dari banjir bulan Januari lalu, Sungai Cideng (Sumenep) menjadi prioritas utama. Di Jakarta Pusat, Dinas PU mengeruk lima lokasi kali dan 11 lokasi saluran penghubung. Di Jakarta Barat, pengerukan di lima lokasi kali, empat lokasi waduk, dan enam lokasi saluran penghubung.

Adapun di Jakarta Utara, pengerukan di dua lokasi kali dan 16 saluran penghubung. Sedangkan di Jakarta Timur pada dua lokasi waduk, empat lokasi kali, dan tiga saluran penghubung. Di Jakarta Selatan, pengerukan pada enam lokasi kali dan satu lokasi saluran penghubung.

Maryana mengakui, dari jumlah tersebut, pengerukan tidak dilakukan di sepanjang sungai. Hanya bagian yang tertimbun cukup berat dari sungai yang diprioritaskan untuk dikeruk. Misalnya, di Kali Angke, yang dikeruk sepanjang 500 meter dari Pesing sampai Jembatan Genit. Contoh lain, Kali Cibubur juga hanya dikeruk sepanjang 500 meter.

Maryana beralasan, pengerukan belum di sepanjang sungai karena keterbatasan dana. Dia mendapat dana pagu Rp 30 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI sepanjang 2013 ini. “Itu termasuk dana pengaman darurat, tidak terprediksi,” kata dia.

ATMI PERTIWI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s