Home » Kualitas Transportasi Publik » Mau tunggu Metro Mini Bantai korban berapa lagi ????

Mau tunggu Metro Mini Bantai korban berapa lagi ????

pemda ” akan” menertibkan metro mini . Kapan ???? Mana janji si Udar dan JokoWi???
metro mini lebih baik dilarang beroperasi saja dulu, sampai oleh pemilik perorangan sopir dan kendaraanya diperbaiki ! Kok repot sekali dan banyak alasan untuk bertindak tegas ! Mau tunggu Metro mMini membantai warga berapa lagi ?

Metromini Makan Korban, Pemda Akan Ambil Alih Pengelolaan

“Metromini memang harus segera diatur. Dikelola dengan baik.”
ddd
Rabu, 24 Juli 2013, 20:32 Desy Afrianti, Rohimat Nurbaya
Metromini ringsek usai tabrak siswa SMP(TMC Polda Metro Jaya) 

VIVAnews – Seorang Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) tewas tertabrak Metromini 47 jurusan Senen-Pondok Kopi di Jalan Raya Pemuda, Jakarta Timur, kemarin petang. Kecelakan itu, kata polisi, terjadi akibat sopir ugal-ugalan. Dan insiden sopir yang suka ngebut itu bukan kali pertama terjadi di Ibu Kota.

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, mengatakan bahwa peristiwa seperti ini terjadi karena Metromini tidak dikelola dengan baik. Seharusnya, lanjut Jokwi, Metromini diatur oleh pemerintah agar armadanya bisa dikontrol.

“Metromini memang harus segera diatur. Dikelola dengan baik, saya sudah ngomong bolak-balik. Mentromini tidak ada speedo meternya. Tidak ada remnya. Tapi kalau kami mau beli bus langsung ya tidak bisa. Ada aturannya,” kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Rabu 24 Juli 2013.

Menurutnya, saat ini bus hanya dimiliki perorangan, sehingga pemerintah kesulitan mengontrol kondisi bus yang ada. Jadi solusinya adalah dengan mengambil alih. “Karena kalau seperti ini, pemiliknya satu-satu gitu, diomongin sampai jumpalitan tetap tidak bisa dikontrol,” katanya.

Sementara itu, Jokowi menambahkan, pengambialihan PPD dari Badan Usaha Milik Negara masih dalam proses. Sedangkan untuk peoyek pengadaan 1.000 bus paling lambat bulan Desember 2013 mendatang akan terealisasi.

“Masih proses ini bus sedang sudah dalam posisi jalan, buswaynya sudah oke, tinggal nunggu barangnya datang November atau Desember paling telat,” ucap Jokowi.

Ahok Geram Metromini Renggut Nyawa Siswi SMP
Metromini yang menabrak pelajar di Rawamangun tidak laik jalan.
ddd
Rabu, 24 Juli 2013, 15:25 Siti Ruqoyah, Eka Permadi
ilustrasi Metromini(VIVAnews/Fernando Randy)
BERITA TERKAIT

Pemerintah DKI Segera Menerapkan Sistem Pajak Online
Metromini Makan Korban, Pemda Akan Ambil Alih Pengelolaan
Jokowi Harus Dikritik Agar Tak Megalomania
Ahok: Oknum Dinas Pajak Ajari Pengusaha Main Curang
Disomasi PKL, Ahok: Baca Undang-undang
Follow us on
VIVAnews – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama, mengatakan kondisi transportasi massal di ibukota sudah sangat mengkhawatirkan. Ia geram saat mengetahui kabar metromini menabrak pelajar SMP hingga meninggal dunia.

“Makanya kita pengen percepatan pengadaan bus. Biar yang nggak layak kita kandangin semua. Ini penting biar rasa aman dan nyaman buat semua,” katanya di Balai Kota, Rabu 24 Juli 2013.

Menurut Ahok, kecelakaan di kawasan Rawamangun itu karena bus tidak laik jalan. “Speedometer enggak ada, rem enggak ada, lampu enggak ada. Kalau ditegur malah demo. Kalau kejadian kecelakaan pada diam,” katanya.

Ahok memerintahkan petugas Dinas Perhubungan agar tegas terhadap sopir yang bandel karena membahayakan orang lain. Selain itu ia meminta diadakan pemeriksaan rutin kendaraan yang tidak layak dan langsung ditindak supaya tidak boleh beroperasi.

“Kita pengen cepat akuisisi PPD. Nanti semua bisa dikontrol karena ada di satu pool. Bukan cuma kendaraan nanti semua sopir kita kontrol juga. Mereka nggak boleh ugal-ugalan,” katanya.

Ahok kesal terlalu banyak hambatan untuk realisasi akuisisi PPD dan pengadaan 1.000 bus. Baginya percepatan ini sangat mendesak dengan kebutuhan transportasi massal Jakarta saat ini.

Ia berharap dengan adanya percepatan akuisisi, rencana peremajaan dan pemindahan jalur metromoni dan kopaja bisa segera direalisasikan. Ia percaya dengan percepatan ini, tingkat kecelakaan dan kemacetan Jakarta akan semakin berkurang. (eh)

+++++++++++++++++

DTKJ: Penertiban Metromini, Jangan Cuma Pencitraan
 
 
 
Headline
(foto:inilah.com)
 
Oleh: Wahyu Praditya Purnomo
metropolitan – Kamis, 25 Juli 2013 | 13:25 WIB
 
  

INILAH.COM, Jakarta – Pernyataan Gubernur Joko Widodo yang berniat menganti Metromini dengan yang baru, ditanggapi pesimis oleh pengamat transportasi dari Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) Azas Tigor Nainggolan.

Azas menegaskan upaya Jokowi yang memerintahkan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk menertibkan angkutan umum yang beroprasi di Ibukota hanya sebuah seremonial belaka.

“Lihat aja, sopir harus pakai seragam, sopir harus punya kartu nama, terus razia sebentar, setelah itu nggak ada lagi. Kan kelihatan mereka yang enggak mau tertibkan dengan serius,” kata Azas Tigor saat dihubungi Kamis (25/7/2013).

Pria yang juga menjadi pengusaha angkutan kota itu mengatakan, saat ini sekitar 1.000 Metromini beroperasi di Jakarta. Namun Metromini yang benar-benar layak jalan dan mengantongi surat izin tak lebih dari seratusan jumlahnya.

“Ini bukti pengawasan yang dilakukan Pemprov DKI, lemah,” ucapnya.

Ia pun meminta Jokowi dan Ahok serius dalam mengatasi transportasi di Jakarta. “Bulan lalu itu kita bertemu, ada kadishub juga, katanya siap akan ditertibkan. Tapi nyatanya mana ada, pencitraan saja,” tandas Tigor.

Sebelumnya Gubernur DKI Jokowi berjanji akan mengevaluasi pengoprasian Metromini, terkait insiden kecelakaan yang menewaskan seorang siswi SMP di Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (23/7/2013). Ia pun berencana akan melakukan pergantian bus atau manajemen Metromini.[bay]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s