Home » KUALITAS BIROKRASI » KPK Temukan Buku Kir Asli tapi Palsu

KPK Temukan Buku Kir Asli tapi Palsu

Khas Pemda DKI …

KPK Temukan Buku Kir Asli tapi Palsu

Seperti saran KPK, nantinya, Pemprov DKI akan online- kan data pengujian
kendaraan bermotor dengan sistem administrasi satu atap (samsat). Dengan
penyatuan sistem STNK dan kir, buku kir yang dikeluarkan Dishub DKI akan
terpantau.
WAKIL Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjelaskan,
kehadiran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Balai Kota DKI untuk
memaparkan hasil studi mereka soal uji kelaikan kendaraan bermotor atau kir.

“KPK adakan studi, karena mereka curiga kir tidak beres.

Ada buku kir yang lepas, ada kir aspal (asli tapi palsu).

Ini terjadi karena kita tidak pasang sistem online,” ujar Ahok di Balai
Kota DKI, kemarin.

Ahok mengatakan pihak KPK menginginkan agar Pemprov DKI melakukan upaya
preventif atau pencegahan terhadap penyimpangan. “Jadi KPK bukan mau
nangkap, kita kan ingin rekonsiliasi. Jadi KPK minta di-online-kan data
pengujian kendaraan bermotor (PKB) dengan Samsat,” jelasnya.

Dia menambahkan, dengan penyatuan sistem STNK dan kir, buku kir yang
dikeluarkan Dishub DKI akan terpantau per bukunya.

Menurut Ahok, KPK juga menemukan pemilik mobil besar dan angkutan berat
yang kendaraannya harus diuji setiap enam bulan, ternyata lebih memilih
berdomisili di DKI.

Padahal banyak pabrik dan industri berada di Jawa Barat dan sekitarnya.

Belum jelas alasan pemilik mobil itu memilih lokasi
penempatan kendaraannya di Jakarta. Kemungkinannya adalah di DKI
pengurusan dan keluarnya izin lebih mudah, atau mungkin juga karena DKI
lebih baik dan profesional.

“Tapi kita diminta hati-hati, jadi kita lupakan sistem yang lama dan
akan memakai sistem yang baru sesuai saran KPK,” ujar Ahok.
Dia juga akan mengingatkan jajarannya, nantinya, agar bersama menerapkan
sistem yang terbaik. “Ke depan, bagaimana kita mau kerja lebih baik lagi.
Kalau hitung sejak lama, siapa sih yang tidak berdosa di negara ini,”
tegas Ahok.

Kemungkinan dalam waktu dekat, Pemprov DKI akan menyatukan sistem Samsat
dengan sistem di PKB. Pasalnya, Samsat juga adalah bagian dari Pemprov
DKI yang ditangani Dinas Pelayanan Pajak DKI.
KIR gratis Ahok menegaskan, retribusi kir untuk angkutan umum akan
digratiskan. Namun, harus menunggu dasar hukumnya yakni revisi Peraturan
Daerah (Perda) tentang Retribusi.

Menurut Ahok, revisi perda itu akan segera dilaksanakan dan semoga bisa
segera selesai. Sehingga angkutan umum tidak perlu terbebani uang kir
dan membuat tambahan pembayaran bagi masyarakat yang menggunakan
angkutannya.

Soal kedatangan KPK ke Pemprov DKI, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub)
DKI Udar Pristono mengaku tidak ikut hadir bersama Ahok saat KPK datang.
“Kir kami sudah lakukan drive thru, sehingga tidak ada waktu berhenti
dengan calo. Pengemudi tidak perlu turun, spanduk dilarang berhubungan
dengan calo juga sudah kami pasang,” tegasnya.

Pristono juga mengatakan jika ada oknum Dishub terbukti bermain di uji
kir, dia akan mencopotnya. Katanya, kir drive thru akan dibuat di semua
lokasi. “Kalau di Jakarta Selatan, dibangun di Jagakarsa. Namun, PKB
belum aktif lagi, karena asetnya masih di BPKD (Badan Pengelola Keuangan
Daerah) DKI. Kalau sudah ada penyerahan aset ke kami, kami akan
operasionalkan lagi Unit PKB Jagakarsa,” ujar Pristono. (J-2)

http://pmlseaepaper.pressmart.com/mediaindonesia/PUBLICATIONS/MI/MI/2013/08/01/ArticleHtmls/KPK-Temukan-Buku-Kir-Asli-tapi-Palsu-01082013009019.shtml?Mode=1#

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s