Home » Fasilitas » Kurang public space flyover pun jadi

Kurang public space flyover pun jadi

     Jakarta terlalu banyak mall, dan kurang public space seperti  gelanggang remaja ( sport dll) taman, situ atau hutan kota.  Coba pasangan muda yang sedang pacaran  hinggap di Flyover ..
 
 
 
 
Selasa, 27/08/2013 12:11 WIB

“Flyover Cinta” di Jakarta

Makin Marak, Penyalahgunaan ‘Flyover’ untuk Pacaran

 

Idham Khalid – detikNews

 
 
 

Jakarta – Para pasangan ini seolah tidak mempedulikan di sekelilingnya. Mereka asyik dengan ‘dunianya’ masing-masing. Anto, 17 tahun, (bukan nama sebenarnya) mengungkapkan flyover Pasar Rebo menjadi pilihan sebagai tempat pacaran sebab dapat menikmati pemandangan Jakarta yang tampak menarik di malam hari dari ketinggian.

Seperti pasangan lain, detikcom yang telah mengamati Anto sekitar 20 menit sebelum mengajak berbincang, tampak beberapa kali mencium pasangannya dengan tangan yang sesekali menyentuh payudara gadis tersebut. “Di sini romantis karena pemandangannya bagus,” ucap Anto berdalih.

Remaja yang baru lulus sekolah menengah atas di Depok, Jawa Barat, ini mengaku ia dan pasangannya tidak merasa risih memadu kasih di tempat yang ramai tersebut. Sebab hal tersebut sudah menjadi sesuatu yang biasa di flyover Pasar Rebo. “Biasa aja. Kalau yang ‘lebihnya’ kita cari tempat lain,” kata Anto blak-blakan.

Pengakuan yang lebih mencengangkan justru keluar dari ucapan sang gadis. Remaja putri ini mengaku mendapatkan sensasi yang lebih berpacaran di tempat tersebut. “Sensasinya, Mas,” tutur remaja putri yang masih duduk di kelas dua SMA di Depok itu menimpali.

Pemandangan serupa terpampang jelas di flyover Kalibata, Jakarta Selatan. Di “jembatan cinta” ini puluhan pasangan juga tampak cuek memadu kasih di atas jok sepeda motor di sepanjang lajur flyover.

Brian –bukan nama sebenarnya– mengaku tidak risih berpacaran meski tidak sekadar berbincang melainkan lebih dari itu memeluk, mencium maupun meraba anggota tubuh gadisnya. “Gimana ya, risih sih nggak ya karena yang lain juga begitu, jadi ya biasa aja,” katanya memberi alasan kepada detikcom Sabtu malam pekan lalu.

Pasangan yang berasal dari Halim, Jakarta Timur, ini menyangkal telah rutin berpacaran di flyover yang berada tepat di depan Mal dan Apartemen Kalibata tersebut. Dengan begitu ia tidak merasa mengganggu arus lalu lintas dan ketertiban umum. “Iseng aja mampir karena lewat sini,” ucapnya enteng.

Baik Anto, Brian, dan yang lain-lainnya menganggap hal yang biasa menggunakan flyover sebagai tempat untuk berpacaran dan nongkrong-nongkrong. Mereka tidak merasa melanggar aturan dengan telah menyalahgunakan fungsi flyover.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s