Home » SOAL BANJIR » Bangunan Liar Dibersihkan Fungsi Saluran Air Dinormalkan Lagi

Bangunan Liar Dibersihkan Fungsi Saluran Air Dinormalkan Lagi

 

 

 

 

 
JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berbenah untuk menghadapi musim hujan. Selasa (8/10), bangunan yang berdiri di atas saluran air sepanjang sekitar 200 meter di Jalan Salemba Tengah I, Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, dibersihkan.

Wakil Camat Senen Ichsan R Sururi mengatakan, selama puluhan tahun saluran air itu tertutup bangunan warung atau kios. Sejak 23 September, pihak kecamatan sudah tiga kali menyurati para pengguna agar membongkar bangunannya.

Surat itu akhirnya direspons para pemilik warung, Sabtu lalu. Mereka membongkar sendiri bangunan-bangunan itu.

Seusai dibongkar, pihak kecamatan membersihkan tumpukan sampah dan puing-puing yang menyumbat saluran air. Sampah dan puing-puing tersebut diangkut dengan tiga truk sampah.

”Kami tidak menyediakan lokasi pengganti karena mereka menempati lahan secara ilegal. Mereka juga bukan warga setempat,” ujar Ichsan.

Selama ini, kata Ny Kusnadi, Ketua RT 005 RW 008, Kelurahan Paseban, ketika hujan turun, air melimpas hingga menggenangi Jalan Salemba Tengah. Genangan terjadi karena saluran tersumbat sampah dan puing dari bangunan yang berdiri di atasnya. Permasalahan ini sudah disampaikan perwakilan warga sejak satu setengah tahun lalu dalam rapat musyawarah rencana pembangunan, tetapi baru kemarin ditindaklanjuti.

Selain memperlancar saluran air, pembongkaran itu juga mengembalikan fungsi trotoar yang selama ini diokupasi untuk tempat berjualan. Padahal, pada pagi dan sore hari, kawasan itu padat pengendara. Hal itu sangat membahayakan pejalan kaki.

Ichsan menambahkan, sedikitnya ada dua lokasi lain yang memiliki kasus serupa dengan di RT 005 RW 008, Kelurahan Paseban. Kedua lokasi itu Kramat Sawah dan Jalan Sedap Malam.

Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta Pusat Herning Wahyuningsih mengatakan, pihaknya tengah mengupayakan agar bangunan ilegal di atas saluran air bisa dibongkar dan fungsi saluran air bisa dikembalikan. Tercatat, ada 43 saluran air yang dikembalikan fungsinya. Sebagian lokasi sudah selesai dikembalikan fungsinya dan sebagian belum dikerjakan.

Selain itu, Herning mengatakan, pihaknya juga akan memfungsikan satu polder mini untuk mengatasi genangan air di Jalan Petamburan II, Tanah Abang. Polder memiliki kemampuan pengaliran air sampai 600 meter kubik per detik. Polder ini diharapkan bisa mengurangi genangan air yang kerap melanda kawasan ini.

Tidak mudah

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Manggas Rudy Siahaan mengatakan, pembenahan saluran penghubung tidak mudah. Sebab, kondisinya saat ini banyak ditempati bangunan tanpa izin. Kerap kali proses penertiban diwarnai perlawanan warga. Namun, program ini tetap dijalankan untuk mengurangi ancaman banjir yang lebih parah.

Pengembalian fungsi kali adalah amanat dalam perda DKI Jakarta. Paling tidak untuk saluran penghubung, saluran yang menghubungkan saluran mikro ke 13 aliran kali, lebarnya bervariasi, 5 meter-10 meter. Lebar itu termasuk jalan inspeksi di sisi kanan dan kiri kali.

”Jalan inspeksi di sisi kanan dan kiri saluran penghubung diperlukan untuk pembersihan saluran. Selama ini saluran susah dibersihkan karena tidak ada jalan inspeksi di sisi saluran,” kata Manggas Rudy.

Di Jakarta Pusat, lokasi penertiban ada di saluran Citarum (Gambir), Krukut Bawah (Tanah Abang), Keroncong (Menteng), Ampiun (Menteng), Rasela (Sawah Besar), Poncol (Senen), dan Petamburan (Tanah Abang).

Bukan hanya di Jakarta Pusat, pembenahan saluran juga dilakukan di seluruh wilayah di DKI Jakarta. Selain pihak ketiga, pembenahan saluran dibantu satuan tugas banjir yang terdiri dari 42 satgas di tingkat kecamatan dan 5 satgas di tingkat suku dinas.

Setiap satgas terdiri atas lima orang. Pembenahan saluran penghubung ini belum bisa menjangkau semua saluran di Jakarta. (ART/NDY)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s