Home » Transportasi Publik Jakarta » Solusi Masih Jangka Pendek

Solusi Masih Jangka Pendek

Urusan mengatur membangun transportasi publik yang layak Pemerintah daerah  (Pemda)jelas tidak becus dan tak bisa diandalkan. Pemerintah Pusat  hanya bisa cuci tangan dan menyalahkan pemerintah daerah. Mantap !

 

SELASA, 19 NOVEMBER 2013

kompas logo

Ofyar Tamin: Bangun Integrasi Jaringan Moda

BANDUNG, KOMPAS  Kemacetan makin parah terjadi di semua kota besar di Pulau Jawa, seperti Bandung, Semarang, dan Yogyakarta. Itu akibat jumlah kendaraan terus meningkat, tetapi jalan raya sangat terbatas. Solusi dari pemerintah setempat belum menyelesaikan masalah secara permanen.Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kota Semarang Agus Harmunanto, Senin (18/11), mengemukakan, ruas jalan protokol yang kerap terjadi kemacetan makin banyak. Salah satu solusi adalah perlu memperbanyak jalan protokol yang dibuat searah, tidak lagi dua arah seperti halnya jalan searah di Jalan Indraprasta, Semarang Barat. ”Jalan searah itu solusi yang tepat saat kami tidak bisa lagi menambah jalan alternatif agar pengguna jalan leluasa lancar melintas di jalan-jalan Kota Semarang,” kata Agus.

Di Yogyakarta, kemacetan terparah sering terjadi di Jalan Malioboro, Jalan Kaliurang, Jalan Gejayan, Jalan Godean, Jalan Solo, serta beberapa perempatan di ring road. ”Kemacetan makin diperparah dengan terus bertambahnya jumlah kendaraan bermotor, khususnya roda dua. Pertumbuhan kendaraan roda dua dalam satu bulan bisa mencapai 7.000 sepeda motor,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Daerah Istimewa Yogyakarta Ana Rina Herbrant.

Bulan ini, Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika DIY beserta Polda DIY melakukan uji coba satu jalur kendaraan dari arah perempatan ring road, Demak Ijo, menuju Jati Kencana mulai pukul 06.30 hingga 07.30. Saat jam keberangkatan dan pulang kerja, jalan ini selalu macet parah.

Strategi mengatasi kemacetan juga dilakukan dengan membuat jembatan layang di ruas perempatan ring roadutara di Jalan Magelang karena perempatan itu berada di ruas jalur utama penghubung Yogyakarta-Magelang.

Di Bandung, menurut Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bandung, Yudhiana, solusi jangka pendek adalah membangun sejumlah jembatan layang, terutama di ruas jalan yang lalu lintasnya padat. ”Derajat kejenuhan di sejumlah ruas jalan, seperti Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Kiaracondong, sangat tinggi. Dalam jangka pendek perlu segera dibangun jembatan layang,” kata Yudhiana.

Guru Besar Transportasi ITB, Ofyar Z Tamin, mengusulkan dibuat integrasi jaringan, jadwal keberangkatan dan kedatangan (antara satu moda dan moda lain), tarif dan integrasi manajemen. ”Jadi, pelayanan angkutan umum yang terintegrasi ini berada dalam satu manajemen. Tarif yang diberlakukan juga meliputi kawasan, bukan per moda,” kata Ofyar. (WHO/ABK/SEM)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s