Home » Kualitas Transportasi Publik » Oh My God ! Sopir Metro Mini Ingin Pindah ke Busway

Oh My God ! Sopir Metro Mini Ingin Pindah ke Busway

BAKAL seperti apa yang namanya Transjakarta ?? Jika sopir Metromini nan brengsek , doyan mabuk dan ugal ugalan   pindah ke Transjakarta ???? Ini sama seperti TAKSI BLUE BIRD merekrut sopir dari Presiden Taksi / Prestasi/ Koperasi Taksi., tidak pernah ada yang berhasil karena mereka terlalu busuk .
 
Mereka bisa diterima asal  Pengawasan Ketat ?  Bah ! Saya tidak percaya ! Mereka sangat terbiasa untuk “mengakali” sistem, lihat saja bus metro mini yang sudah tidak laik masih bisa mereka jalankan. Mereka berhasil mengelabui /mengakali sistem KIR dan UU Lalu Lintas, lihat berapa banyak sopir Metro Mini yang tidak punya SIM!    Pengawasan KETAT seketat apun tidak akan bisa membuat mereka menjadi manusia yang taat hukum dan tertib. Sudahlah pulangkan saja mereka bersama bus Metro Mini ke kampung mereka masing masing !
 
 
KATAKAN  TIDAK BAGI SOPIR METRO MINI ke Transjakarta ! 
 
 
 
 
SENIN, 10 FEBRUARI 2014 | 10:01 WIB

 

Sopir Metro Mini Ingin Pindah ke Busway  

Petugas Dinas Perhubungan melakukan pengecekan kondisi Metromini yang dikandangkan di Terminal mobil barang Pulo Gebang , Jakarta Timur, (30/8). TEMPO/Subekti

 

 

TEMPO.COJakarta – Kalangan sopir Metro Mini menyayangkan anggapan kebiasaan ugal-ugalan dijadikan sandungan untuk mengikuti tes seleksi sopir Transjakarta. Edo Hamonangan, 34 tahun, mengatakan kebiasaan ugal-ugalan sopir Metro Mini disebabkan oleh tuntutan target setoran yang harus dipenuhi setiap harinya.

“Padahal, tak semua sopir begitu,” kata Edo, saat ditemui di Terminal Grogol, Ahad, 9 Februari 2014.

Sopir Metro Mini S92 jurusan Ciledug-Grogol ini mengatakan masyarakat tak perlu khawatir bahwa sopir akan tetap tak tertib saat mengemudikan Transjakarta. Ia meyakini para sopir lolos tes seleksi karena dinilai memenuhi standar kelayakan yang ditetapkan tim seleksi.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan merekrut 1.531 sopir untuk mengoperasikan 1.000 unit bus Transjakarta baru tahun ini. Sopir-sopir tersebut akan direkrut dari berbagai perusahaan bus, termasuk Metro Mini. (Baca: Sopir Metro Mini Direkrut Asal Pengawasan Ketat)

Untuk itu, Edo berujar tidak adanya tuntutan setoran dan diberikannya gaji tetap bagi sopir Transjakarta juga menjadi penentu utama berhentinya kebiasan ugal-ugalan sopir Metro Mini. Penyebabnya, sopir akan menjadi lebih tenang saat mengemudikan bis. “Kalau tidak ada setoran, buat apa ugal-ugalan,” kata Edo.

Senada dengan Edo, Sudjarwo, 40 tahun, mengatakan penyebab kebiasaan ugal-ugalan sopir Metro Mini hanya ada dua, yakni tuntutan setoran dan jumlah armada bis yang lebih banyak dibandingkan jumlah penumpang. Keduanya, kata dia, tak akan ditemui saat mengemudikan Transjakarta. “Kalau masih ugal-ugalan, itu namanya bodoh,” kata dia.

Sopir Metro Mini B85 jurusan Kali Deres-Lebak Bulus ini menuturkan Badan Layanan Umum Transjakarta dapat menjatuhkan sanksi berupa pemecatan sopir yang melanggar peraturan lalu lintas. Menurutnya, opsi tersebut dapat memberikan efek jera bagi sopir. “Kalau dipecat, maka tindakan itu juga menjadi peringatan bagi sopir lain,” ujar Sudjarwo.

LINDA HAIRANI

MINGGU, 09 FEBRUARI 2014 | 10:48 WIB

Sopir Metro Mini Direkrut Asal Pengawasan Ketat  (?????)

Sopir Metro Mini Direkrut Asal Pengawasan Ketat  

Supir bus Transjakarta mengecek layar cctv yang berada dalam ruang kemudi di Halte Ancol, Jakarta, (22/1). Bus-bus baru ini didatangkan dari Cina, dan kana melayani rute PGC-Ancol dan Harmoni-Lebak Bulus. TEMPO/Dasril Roszandi

 

TEMPO.COJakarta – Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DKTJ) Azas Tigor Nainggolan bersepakat dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang bakal merekrut sopir Metro Mini menjadi pengemudi bus Transjakarta. Namun, syaratnya, pengawasan yang ketat dari Dinas Perhubungan ihwal perilaku sopir.

“Kalau di Transjakarta ada pengawasan, saya yakin mereka tidak akan ugal-ugalan,” ujar dia kepada Tempo, Ahad, 9 Februari 2014. Ia menganggap sopir Metro Mini kerap ugal-ugalan disebabkan tak ada pengawasan yang ketat, baik oleh pemilik maupun aparat Dinas Perhubungan. Walhasil, sopir sering kali mengemudi seenaknya dan berujung dengan kecelakaan. (Baca: Transjakarta Buka Lowongan 1.500 Sopir)

Azas mencontohkan saat ini banyak remaja tanggung yang mengemudi bus Metro Mini. Namun tak ada upaya penindakan, baik dari Dinas Perhubungan maupun polisi, atas pelanggaran tersebut. “Angkutan umum saja sekarang dibawa oleh remaja karena mereka tidak punya sopir,” ujarnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan merekrut sopir bus sedang Metro Mini menjadi pengemudi bus Transjakarta. Dinas Perhubungan membutuhkan banyak sopir guna mengantisipasi kedatangan 1.000 bus Transjakarta tahun ini. “Kami lagi cari sopir,” kata Udar Pristono, Kepala Dinas Perhubungan.

ERWAN HERMAWAN

 

++++++++++++++++++

 

 

MINGGU, 09 FEBRUARI 2014 | 03:30 WIB

Lowongan Supir Transjakarta, Ini Syaratnya

Lowongan Supir Transjakarta, Ini Syaratnya

Supir bus Transjakarta mengecek layar cctv yang berada dalam ruang kemudi di Halte Ancol, Jakarta, (22/1). Bus-bus baru ini didatangkan dari Cina, dan kana melayani rute PGC-Ancol dan Harmoni-Lebak Bulus. TEMPO/Dasril Roszandi

 

TEMPO.CO Jakarta: Dinas Perhubungan DKI Jakarta tetap akan merekrut supir untuk bus Transjakarta dari Metromini. Kepala bagian Angkutan Darat Dinas Perhubungan, Syafrin Liputo, menyatakan supir Metromini tetap akan menjadi salah satu tempat rekrutmen supir tersebut. “Tapi tentu supir-supirnya yang lolos tes seleksi,” katanya saat dihubungi, Sabtu, 8 Februari 2014.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan Transjakarta membutuhkan 1.531 sopir. Tahun ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mendatangkan sekitar 1.000 armada bus Transjakarta. Dia menawarkan kesempatan ini kepada sopir Metromini yang selama ini identik dengan ugal-ugalan. (Baca:Sopir Metromini Boleh Melamar ke Transjakarta)

Syafrin mengatakan, seleksi yang diadakan Badan Layanan Umum Transjakarta itu memiliki prosedur seleksi cukup ketat. Pertama, para supir yang mengajukan lamaran harus memenuhi sejumlah persyaratan secara administrasi. Mereka wajib memiliki Surat Izin Mengemudi untuk mengendarai bus besar. (Baca: Transjakarta Buka Lowongan 1.500 Supir)

Setelah dinyatakan lulus, mereka nantinya akan mengikuti sejumlah tes kompetensi mengemudi bus. Pada tahap itu mereka akan dilihat bagaimana cara dan teknik mengemudikan kendaraan bertubuh besar tersebut. Setelah dinyatakan lulus, maka para calon supir diharuskan mengikuti tes psikologis. Tujuannya adalah memastikan secara psikologis mereka layak mengemudikan bus.

Tahapan tes terakhir, kata Syafrin, adalah dengan melakukan tes kesehatan untuk memastikan secara fisik tidak ada kendala. “Kalau gagal ya tidak akan jadi direkrut dan dipersilakan mencoba lagi kalau masih ada lowongan,” kata dia.

Selain tes, Syafrin menyatakan rekam jejak calon supir juga menjadi pertimbangan utama dari BLU Transjakarta dan Dinas Perhubungan. Dia mengatakan Dinas Perhubungan sudah menerjunkan tim untuk memeriksa rekam jejak para calon supir di lapangan. Nantinya dari pemeriksaan lapangan itu akan terlihat bagaimana cara supir tersebut dalam mengemudikan bus.

“Jadi nanti akan dilihat pada pukul berapa, di mana, dan siapa pengemudinya. Dengan begitu, rekam jejaknya akan tercatat,” ujarnya.

Syafrin yakin supir yang lolos dalam tes tersebut tidak akan mengemudikan Transjakarta secara ugal-ugalan. Sistem penggajian akan memberikan mereka sanksi berupa pemotongan gaji bulanan jika kedapatan ugal-ugala. Selain itu, mereka juga cuma bekerja selama delapan jam per hari sesuai dengan Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Jadi dalam sehari mereka bekerja delapan jam, dan ada waktu istirahat juga sehingga tidak akan kebut-kebutan untuk kejar setoran,” katanya.

DIMAS SIREGAR

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s