Home » Transportasi Publik Jakarta » DKI Beri Lampu Hijau Operasional ”Bodetabek Shuttle Express”

DKI Beri Lampu Hijau Operasional ”Bodetabek Shuttle Express”

Kompetisi Layanan Moda Baru

JAKARTA, KOMPAS — Moda angkutan umum baru, bermunculan di Jakarta. Setelah metro kapsul, kini bodetabek shuttle express dikenalkan kepada warga. Moda angkutan berupa bus ini melayani penumpang dari permukiman ke pusat bisnis dan operator menawarkan lajur khusus di jalan tol.

Lajur khusus di jalan tol diupayakan untuk mempercepat perjalanan moda ke tempat tujuan. Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Budi Karya Sumadi mengatakan, layanan inilah yang akan diberikan kepada warga agar mau beralih ke angkutan publik.

”Selama ini, orang mengeluh naik angkutan umum itu lama. Kami ingin agar angkutan umum bisa cepat sehingga diminati orang. Kami ingin ada kompetisi yang positif antarmoda angkutan,” kata Budi Karya Sumadi, Minggu (6/4), di Jakarta.

”Layanan ini akan dikelola PT Jakarta Marga Jaya, anak perusahaan PT Jakpro (Jakarta Propertindo). Tujuan kami untuk memberikan pilihan angkutan publik lebih banyak kepada masyarakat,” kata Budi.

Menurut Budi, nantinya PT Jakarta Marga Jaya (JMJ) akan menjalankan fungsinya sebagai operator sekaligus koordinator operator yang ikut bergabung. Sejauh ini, PT JMJ menjajaki kerja sama dengan dua operator lain, yakni PO Dewi Sri dan PO Mayasari Bhakti.

Dalam waktu dekat, bodetabek shuttle express akan diujicoba di rute Mal Bintaro ke Plaza Indonesia. Rute ini dipilih karena banyak warga dari kawasan Bintaro yang bekerja di kawasan Jakarta Pusat.

”Kami akan melihat operasionalnya selama uji coba dua bulan pertama. Selanjutnya kami lakukan evaluasi,” kata Budi.

Bodetabek shuttle express diyakini tidak akan mengganggu operasional bus lain di rute yang sama. Moda ini tidak akan menaikkan ataupun menurunkan penumpang selama dalam perjalanan.

Lampu hijauKepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta M Akbar menilai layanan bodetabek shuttle express sangat menjanjikan. Kehadiran moda angkutan baru di Jakarta memberi angin segar terhadap layanan konsumen. Semakin banyak yang beroperasi, kata Akbar, semakin bagus sehingga setiap moda bersaing meningkatkan kualitas layanan.

Beberapa moda yang muncul terakhir menawarkan kreativitas, baik dari sisi kecepatan maupun teknologi. ”Ini kondisi yang baik, kami buka kesempatan moda apa pun untuk berkembang. Asal memungkinkan dan layak dioperasikan,” kata Akbar.

Teknologi dan subsidiMenurut pengamat transportasi Iskandar Abubakar, membangun sistem transportasi publik yang baik tidak bisa lepas dari dua hal penting. Pertama, teknologi yang diterapkan sebaiknya sudah terbukti, antara lain dari sisi keamanan dan kenyamanan penumpang, kemudahan operasional dan perawatan, serta kapasitas angkut besar.

Kedua, kestabilan pelayanan angkutan publik di dunia dapat dicapai karena dukungan subsidi dari pemerintah. Hanya ada sedikit pemerintah yang tak menyubsidi angkutan massal perkotaannya, salah satunya Hongkong.

Menurut Iskandar, memang tidak ada salahnya DKI mencoba moda transportasi yang terbilang baru di Indonesia, seperti metro kapsul dan bodetabek shuttle express. ”Kalau metro kapsul saya belum yakin teknologinya sudah teruji, tetapi jaringan bus bodetabek express masih mungkin karena kita sudah pengalaman dengan bus,” katanya.

Terkait subsidi, Iskandar menjelaskan hal itu masih amat dibutuhkan untuk menjamin keberlangsungan operasional angkutan publik. Sebab, di Jakarta masih banyak warga tidak mampu dengan pendapatan per kapita di bawah kota-kota seperti Hongkong dan Singapura.

Potensi penumpang angkutan umum besar dan dipastikan terus meningkat di Jakarta. Namun, tanpa subsidi pemerintah, harga tiket setiap moda pasti akan tinggi dan tak bisa dijangkau sebagian warga Jakarta dan sekitarnya.

Anggota Dewan Transportasi Kota Jakarta, Ellen SW Tangkudung, yang baru dikukuhkan pekan lalu, berulang kali mengingatkan, selain penambahan jenis ataupun jumlah moda angkutan massal, yang penting harus terintegrasi, termasuk dengan angkutan reguler. Jika tidak, publik akan tetap susah melakukan mobilitas.(NDY/NEL)

KOMENTAR

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: