Home » Sampah Jakarta » Sungai di Jakarta ditargetkan bebas sampah 2015

Sungai di Jakarta ditargetkan bebas sampah 2015

Semoga tercapai targetnya !

Kamis, 3 April 2014 14:46 WIB | 4325 Views

Sungai di Jakarta ditargetkan bebas sampah 2015

Pemulung mencari barang bekas di tumpukan sampah yang terbawa arus luapan Kali Ciliwung dan tersangkut di Jembatan Rawajati, Jakarta, Kamis (30/1). Sampah yang terbawa arus kali itu merupakan salah satu penuyebab terjadinya banjir. (ANTARA FOTO/Dhoni Setiawan)

Jakarta (ANTARA News) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan ratusan sungai serta saluran air yang terdapat di wilayah ibu kota bersih dan bebas sampah pada 2015.

“Target kita, sebanyak 128 sungai di Jakarta, sekaligus saluran-saluran airnya bersih dan bebas dari sampah pada Januari 2015 nanti,” kata Kepala Unit Pengelola Teknis (UPT) Penanganan Sampah Badan Air, Jalur dan Taman Dinas Kebersihan DKI Budi Karya di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, saat ini pihaknya telah memasang sebanyak 1.200 alat penyaring sampah atau trap berjenis portable (dapat dipindahkan sewaktu-waktu) pada permukaan sungai.

“Misalnya, yang kita pasang saat ini di permukaan Kali Mookevart. Kalau tidak ada lagi sampah di kali tersebut, maka selanjutnya trap portable itu akan kita pindahkan ke Kali Angke atau kali lainnya,” ujar Budi.

Dia menuturkan pihaknya juga menempatkan alat berat berupa tiga ekskavator di hulu Kanal Banjir Timur (KBT), hilir KBT serta di pintu air Manggarai untuk melakukan pengerukan.

“Rencananya, kita masih mau membeli sebanyak lima alat berat jenis amfibi yang akan digunakan untuk mengeruk sampah dan lumpur di bagian tengah sungai. Kemudian, kita pun menambah perahu styrofoam yang berguna sebagai keranjang sampah,” tutur Budi.

Selain mengerahkan peralatan, ia mengungkapkan pihaknya juga memberdayakan masyarakat yang bermukim di pinggir kali. Pihaknya pun telah merekrut sebanyak 1.600 tenaga honorer untuk membersihkan kali.

“Tenaga honorer itu akan dibayar Rp80.252 per hari. Sebetulnya, jumlah tenaga honorer itu masih belum cukup. Karena, yang kita butuhkan sebanyak 3.100 pekerja,” ungkap Budi.

Dia memperkirakan sebanyak 1.600 tenaga itu hanya dapat membersihkan 100 ton sampah dari total keseluruhan 300 ton. Maka dari itu, dikerahkan sejumlah peralatan pembersih sampah.

Ribuan tenaga honorer tersebut, tambah dia, memiliki tiga tugas, antara lain memungut sampah di sungai, sebagai penjaga sampah, dan sebagai petugas kampanye yang melarang membuang sampah di sungai.

Editor: Heppy Ratna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: