Home » Kualitas Transportasi Publik » Tak Mau Jadi Tersangka Sendirian, Udar Pristono Seret Jokowi

Tak Mau Jadi Tersangka Sendirian, Udar Pristono Seret Jokowi

Selasa, 13 Mei 2014 11:47 wib | Aisyah – Okezone

Mantan Kadis Perhubungan Udar Pristono bersama Gubernur Jokowi (Foto: Dok Okezone)
Mantan Kadis Perhubungan Udar Pristono bersama Gubernur Jokowi (Foto: Dok Okezone)
JAKARTA – Tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Bus Transjakarta, Udar Pristono, meminta Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ikut bertanggung jawab dalam kasus yang menjeratnya.

Dia beralasan, rencana pengadaan bus sudah melalui proses struktural kelembagaan. “Ini proyek sudah melalui persetujuan dari atas, Pak Gubernur. Tapi Pak Gubernur di sini bukan pribadi, tapi pemerintahan. Ada DPRD juga di sini. Ini struktural dari atas ke bawah, dari RPJMD,” kata Udar di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (13/5/2014).

Mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta ini mengungkapkan, seluruh pejabat Balai Kota di berbagai tingkatan mengetahui ihwal pengadaan bus Transjakarta ini.

“Ini adalah program pemerintah. Ini dilakukan secara struktural, gubernur, SKPD, dan DPRD. Seluruh instansi Pemerintah Provinsi DKI mengetahui ini,” ujarnya.

Dia berharap Pemprov DKI bisa membantu menyediakan bantuan hukum atas kasus pengadaan Bus Transjakarta yang menjeratnya itu. “Saya kan baru kemarin ditetapkan menjadi tersangka, jadi akan bawa penasihat hukum. Tapi kalau Pemprov tidak menyediakan (bantuan hukum), Kejaksaan yang akan menyiapkan,” ujarnya.

Seperti diketahui, kemarin Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menetapkan dua tersangka baru dalam kasus pengadaan Bus Transjakarta. Mereka adalah mantan Kadishub DKI Udar Pristono serta Direktur Pusat Teknologi dan Sistem Transportasi di Bidang Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Prawoto.

Sebelumnya, Kejaksaan menetapkan pegawai negeri sipil (PNS) Dishub DA sebagai tersangka. DA adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Bus Peremajaan Angkutan Umum Reguler dan Kegiatan Pengadaan Armada Bus Busway dan ST sebagai Ketua Panitia Pengadaan Barang/Jasa Bidang Pekerjaan Konstruksi 1 Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
(ded)

 

++++++++++

 

Udar Pristono: Saya Kenal Michael Bimo dari Jokowi!

Selasa, 13 Mei 2014 13:54 wib | Aisyah – Okezone

 Udar Pristono (Foto: Okezone)JAKARTA – Tersangka kasus pengadaan Bus Transjakarta, Udar Pristono, mengaku mengenal nama Michael Bimo Putranto dari Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi).
 
Kala itu, kata Udar, Jokowi memerintahkan Bimo untuk melapor mengenai pelanggan Blok G Tanah Abang.
 
“Saya kenal dia (Bimo) waktu saya ke terasnya Pak Jokowi, waktu itu saya mau lapor ke Pak Gubernur. Nah Si Bimo suruh lapor ke Pris aja kata Pak Jokowi. Si Bimo itu datangi pelanggan ke Tanah Abang Blok G,” kata Udar di Balai Kota, Jakarta, Selasa (13/5/2014).
 
Udar juga meminta, pihak yang menuding anak buahnya Drajat Adhiaksa pergi dengan Michael Bimo untuk membuktikan tudingan tersebut.
 
“Michel Bimo pernah pergi bersama sama DA ya itu dibuktikan saja. Agar tidak ada fitrah di antara kita. Pak Bimo melakukan kerjasama Dishub soal Tanah Abang, itukan hanya soal advertising,” jelas Udar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s