Home » Nata de Kota » Ahok: 80 Persen Penghuni Liar Bukan Warga DKI

Ahok: 80 Persen Penghuni Liar Bukan Warga DKI

Ahok: 80 Persen Penghuni Liar Bukan Warga DKI  

Kawasan yang dahulunya waduk dan kini berubah menjadi kawasan kumuh di kampung Kandang, Kelapa Gadig, Jakarta, (20/12). Pada 2014 mendatang, Pemda DKI akan mengembalikan fungsi kawasan ini sebagai waduk, saluran penghubung Kali Gendong, dan jalur hijau. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO.CO, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan hampir sebagian warga Jakarta tinggal di kawasan terlarang, seperti di bantaran kali atau di kolong jembatan. Hal itu, kata dia, merupakan salah satu yang membuat Jakarta tak tertib dan tampak padat.

Bahkan, ujar Ahok, hampir 80 persen masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut bukan warga Jakarta. “Karena rata-rata yang tinggal di situ tuh 80 persen mungkin penyewa, orang dari luar kota,” ujarnya di Balai Kota, Rabu, 28 Mei 2014. Jika diusir, menurut Ahok, jumlah orang yang tinggal di Jakarta bisa berkurang.

Pasalnya, tutur Ahok, di Jakarta ini masih banyak orang yang menyewakan tempat-tempat tinggal murah bagi pendatang. “Misalnya, 5.000 sehari, 10.000 sehari. Dibuat kontrak atau kos-kosan murah. Dapat air, dapat listrik. Itu yang masalah,” katanya. Bahkan sampai disediakan air ledeng, MCK, hingga tempat ibadah.

Terkait dengan hal tersebut, kata Ahok, pihaknya pun akan segera melakukan penertiban. Prioritas penertiban akan dilakukan di titik-titik jalan inspeksi di bantaran kali. Penertiban di lokasi tersebut, menurut dia, dapat mengatasi persoalan lain di Jakarta, seperti banjir dan kemacetan. “Kalau mereka pulang kampung kan bisangurangin motor, ngurangin lainnya,” tuturnya.

Di jalan inspeksi itu pun akan dibangun taman yang dapat digunakan para pedagang kaki lima yang biasa berjualan di pinggir jalan. Jalan inspeksi sendiri dibangun untuk mengurangi banjir di sekitaran kali. Sebab, selama ini jalan tersebut dijadikan permukiman kumuh. Selain itu, jalan inspeksi pun bisa digunakan untuk jalur alternatif bagi kendaraan umum.

NINIS CHAIRUNNISA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s