Home » Kualitas infrastruktur » project infratruktur » Aturan Ruang Udara Bisa Ganjal Proyek Monorel

Aturan Ruang Udara Bisa Ganjal Proyek Monorel

Aturan Ruang Udara Bisa Ganjal Proyek Monorel

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo melihat kereta monorel yang dipamerkan di kawasan Monas, Jakarta, Rabu (26/6). Pameran tersebut digelar untuk memperkenalkan kepada masyarakat tentang proyek tranportasi yang rencananya akan dibangun dua rute, green line dan blue line. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO.CO , Jakarta:Kepala Dinas Tata Ruang DKI Gamal Sinurat mengatakan persoalan properti tata ruang proyek monorel terhambat oleh aturan. Pasalnya, tak ada aturan yang mengatur mengenai persoalan ruang udara.

Gamal menuturkan, PT Jakarta Monorail ingin membangun area komersil di stasiun dan depo yang terletak di atas tiang monorel. “Beberapa stasiun dan depo bawahnya ada jalur hijau, sampai saat ini belum ada aturan soal itu,” kata dia di Balai Kota Senin 2 Juni 2014.

Terkait hal tersebut, menurut Gamal, Pemprov DKI telah melakukan sejumlah pembahasan namun belum menemukan keputusan yang bisa diambil. “Masih dikaji oleh Biro Hukum,” kata dia. Kajian ini ditujukan agar jika pembangunan dilaksanakan, tidak ada risiko hukum yang ditanggung oleh Pemprov DKI karena melaksanakan hal yang tak memiliki aturan.

Meski demikian, secara planologis, Gamal menuturkan tidak ada persoalan. “Soal keserasian lingkungan, skyline, semua gagasan (pembangunan area komersil) dimungkinkan, tinggal soal aturan yang tadi belum terjawab,” kata dia.

PT JM selaku pelaksana proyek monorel berencana membangun area komersil di depo dan stasiun yang akan mereka bangun. Area komersil itu dimaksudkan PT JM untuk bisa meraih pendapatan selain dari tiket. Di depo yang akan dibangun di kawasan Taman Tomang, PT JM ingin membangun depo setinggi 3-4 lantai, dimana dua lantai untuk kebutuhan transportasi dan sisanya untuk area komersil.

Sampai saat ini, pembahasan persoalan tersebut membuat perjanjian kerjasama baru monorel tak juga ditandatangani. Padahal, seharusnya PKS baru itu ditargetkan bisa selesai Maret 2014 lalu.

Jika persoalan aturan tersebut tak juga selesai, Gamal pun mengatakan tak menutup kemungkinan jika proyek monorel ini dibatalkan. “Kalau berisiko ya buat apa dibangun,” kata dia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s