Home » SOAL BANJIR » Ahok Wajibkan Warga Mampang ke Rusun Komarudin

Ahok Wajibkan Warga Mampang ke Rusun Komarudin

SELASA, 19 AGUSTUS 2014 | 03:53 WIB

Ahok Wajibkan Warga Mampang ke Rusun Komarudin
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. ADEK BERRY/AFP/Getty Images

TEMPO.CO, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berkukuh memindahkan warga di bantaran Kali Mampang, Jakarta Selatan, ke Rumah Susun Sederhana Sewa Komarudin di Jakarta Timur. Ia menolak memberi toleransi bagi warga yang tak ingin direlokasi dengan alasan lokasi rusunawa ini jauh dari Jakarta Selatan.

“Itu (Rusunawa Komarudin) masih di Jakarta, kok,” kata Basuki di Balai Kota, Senin, 18 Agustus 2014.

Ahok menjelaskan relokasi tersebut harus segera dilakukan lantaran daerah itu akan selalu tergenang banjir saat hujan turun. Senin, 18 Agustus 2014, Pemerintah Kota Jakarta Selatan menertibkan daerah bantaran kali di tiga kelurahan di Kecamatan Mampang Prapatan: Kelurahan Pela Mampang, Mampang Prapatan, dan Tegal Parang. (Baca: Bantaran Kali Mampang Dibongkar, Warga Pasrah)

Penertiban ini, kata Ahok, bertujuan mengembalikan sungai ke lebarnya semula. Meski begitu, mantan Bupati Belitung Timur itu mengakui penertiban bantaran kali di Jakarta tak selalu mulus. Pada beberapa kasus, ia berujar, penertiban terhenti karena pemilik bangunan ternyata memiliki sertifikat. (Baca: 6 Proyek Banjir Ini Bisa Ringankan Kerja Jokowi)

Penertiban ini dilakukan sambil menunggu pembahasan pengerjaan pelebaran Kali Krukut. Ahok mengatakan Kali Mampang dikerjakan lebih dulu lantaran berstatus sebagai sungai provinsi. Adapun pengerjaan Kali Krukut yang termasuk dalam proyek Jakarta Emergency Dredging Initiative milik Kementerian Pekerjaan Umum.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan, setelah pengambilalihan proyek disetujui, anggaran pengerjaan proyek tersebut akan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI Jakarta 2015 dan dana tanggung jawab sosial perusahaan swasta. “Skemanya masih digodok,” kata Saefullah. (Baca: Ini Mengapa Bantaran Kali Jadi Favorit Warga)

LINDA HAIRANI

++++

Mental Kambing sih

SENIN, 18 AGUSTUS 2014 | 12:14 WIB
Ini Mengapa Bantaran Kali Jadi Favorit Warga

Ini Mengapa Bantaran Kali Jadi Favorit Warga
Seorang pria bertahan di rumahnya di bantaran Kali Ciliwung, Jatinegara Barat, Jakarta, yang terendam banjir (18/1). Kawasan Kampung Pulo terendam hingga 4 meter. TEMPO/Subekti

4
Besar Kecil Normal
TEMPO.CO, Jakarta – Pengamat tata kota Yayat Supriatna mengatakan bantaran kali lebih favorit digunakan untuk membangun permukiman kumuh dibanding bantaran rel. Sebab, lokasi tersebut dianggap lebih strategis untuk memenuhi kebutuhan dasar.

“Mereka memanfaatkan kali sebagai tempat mandi, cuci, kakus,” kata Yayat ketika dihubungi Tempo, Senin, 18 Agustus 2014. Menurut dia, secara psikologis, manusia pada dasarnya akan mencari lokasi yang dekat dengan sumber air. Karena itu, bantaran kali lebih dipilih. (Baca: Bangunan di Bantaran Kali Mampang Ditertibkan)

Sedangkan bila tinggal di bantaran rel kereta, warga sulit mengakses air. Karena itulah kebanyakan rumah di bantaran rel hanya berupa gubuk, bukan bangunan semipermanen seperti yang terlihat di pelipiran kali.

Alasan berikutnya, kepemilikan kali yang dibagi antara pemerintah pusat dan daerah dianggap menyebabkan lemahnya pengawasan. Celah ini kemudian dimanfaatkan oleh warga untuk membangun rumah di bantaran kali.

“Daerah cenderung abai jika ada permukiman di kali milik pusat. Pun sebaliknya. Akhirnya, terjadi pembiaran,” ujar pengajar teknik planologi Universitas Trisakti tersebut. Dia menyarankan, lebih baik perawatan kali diserahkan kepada pemerintah daerah, sehingga mudah dikontrol.

Karena adanya dua faktor ini, Yayat menyimpulkan, tak heran jika hampir semua bantaran kali di Ibu Kota sudah “dikuasai” warga. Upaya normalisasi kerap menemui kendala lantaran warga yang tinggal di bantaran kali sudah terlalu banyak. (Baca: Bantaran Kali Mampang Dibongkar, Warga Pasrah)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s