Home » keamanan » Hati hati dengan sopir jadi jadian

Hati hati dengan sopir jadi jadian

Fenomena sopir jadi jadian bukan hanya monopoli Metromini, tapi untuk mobil pribadi

 

Selasa, 19/08/2014 14:09 WIB
Berburu Sopir Jadi-jadian Wismoyo ke Pondok Pinang, para Korban Hanya Gigit Jari
Elza Astari Retaduari – detikNews
Halaman 1 dari 2

Waspadai Sopir Jadi-jadian
Jakarta – Penipu yang berkedok sebagai sopir dan membawa kabur mobil milik majikannya, Wismoyo memnggunakan alamat palsu di Pondok Pinang. Korban sebelumnya yang pernah datang ke alamat palsu Wismoyo pun hanya bisa gigit jari.

Baru-baru ini, Wismoyo membawa kabur mobil milik warga Bintaro, Tangsel, Andri, sehari setelah ia mulai masuk bekerja. Sebelum Andri, ada korban Wismoyo lainnya yang datang ke JL. H. Eman II RT 01/06, Pondok Pinang, Jaksel, sesuai alamat yang tertera di SIM Wismoyo.

“Saya sama korban dikasih fotokopi SIM sama KTP nya. Sama namanya kaya yang ini (korban Andri), namanya juga Nurjaya. Bener Nurjaya Wismoyo,” ungkap ketua RT 01/06, Amir Hamzah (53) kepada detikcom, Selasa (19/8/2014).

Korban sebelumnya yang mencari Wismoyo ke permukiman yang dikepalai oleh Amir ini disebut datang sekitar 6 bulan yang lalu. Modus penipuannya pun serupa, Wismoyo berpura-pura menjadi sopir pribadi lalu membawa kabur mobil majikannya.

“Yang nyari bilangnya gitu. Orang kantoran tapi saya lupa namanya. Dia kasih foto pelaku besar ke saya, saya sebarin ke polisi. Ini saya juga masih ada fotokopi SIM sama KTP nya dari orang yang nyari,” ujar Amir sambil menunjukan dokumen yang dimaksud.

Dalam fotokopi dokumen yang diberikan Amir, SIM Wismoyo tampak sama seperti yang ditunjukkan oleh korban Andri. SIM A Wismoyo dikeluarkan oleh Dirlantas Polda Metro Jaya dan berlaku hingga 18-05-2018.

Sementara KTP Wismoyo memiliki alamat yang sama seperti yang tertera dalam SIM, dengan masa berlaku hingga 18-02-2016. Meski begitu, foto Wismoyo di KTP dengan SIM agak berbeda

 

+++

2 Tahun Jadi Sopir Jadi-jadian, Wismoyo Dilaporkan ke Berbagai Kantor Polisi

Nala Edwin detikNews
Halaman 1 dari 2

Jakarta – Hampir dua tahun Wismoyo menjadi sopir jadi-jadian yang melakukan pencurian mobil majikannya. Namanya tercatat di berbagai kantor polisi di Jakarta. Hingga akhirnya pada hari ini pria ini bisa ditangkap petugas Polda Metro Jaya. 

Bunawan, seorang warga Cibubur, kehilangan mobil Nissan Serena miliknya sekitar dua tahun lalu. Wismoyo menggasak mobil Bunawan di hari kedua bekerja. 

“Pas saya hubungi teleponnya juga sudah nggak aktif, kemudian saya buat laporan ke Polsek Pondok Gede,” ucap Bunawan kepada detikcom, Rabu (20/8/2014).

Wismoyo kemudian beraksi lagi pada Juni 2013 lalu dengan melarikan Innova milik Daniel Ciajono (27) di wilayah Jakarta Barat. 

“Pertama dia antar saya ke satu dua tempat, tidak masalah. Nah, ketika saya tinggal makan siang, saat hendak minta dijemput di lobi restoran nomor hp-nya sudah tidak aktif lagi,” kata Daniel.

Akhirnya dia menunggu Wismoyo, namun yang ditunggu tidak kunjung datang. Daniel pun berinisiatif melaporkan kejadian itu ke Polres Jakarta Barat.

Kemudian pada Juni 2014, Wismoyo kembali beraksi di Bandara Soekarno-Hatta. Dia menggondol mobil Innova majikannya, Harris Hasibuan. Harris melaporkan aksi Wismoyo ke Polres BAandara

ama Wismoyo juga dilaporkan ke Polres Jakarta Barat pada 23 Juni 2014 lalu. Hal ini karena dia melarikan mobil Honda Stream milik Anung, warga Cibubur. 

Laporan terakhir dilakukan Andri yang mobilnya juga dilarikan Wismoyo. Honda Mobilio bernopol B 1799 milik Andri diambil pria itu pada 18 Agustus lalu. Andri sempat menyimpan SIM yang dimiliki Wismoyo. Kasus terakhir inilah yang akhirnya menghentikan petualangan Wismoyo. Saat ini Wismoyo masih menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya setelah diciduk pada 19 Agustus.

 

++++

Kamis, 21/08/2014 19:21 WIB

Wismoyo Sopir Jadi-jadian Pakai Alamat Palsu, Ketua RT Setempat Kena Getahnya

Herianto Batubara – detikNews

Jakarta – Nurjaya Wismoyo, pencuri mobil yang menyaru sebagai sopir menggunakan alamat palsu di dalam identitasnya. Akibatnya, ketua RT yang ada dalam identitas yang digunakan pelaku terkena getahnya.

“Gara-gara dia pakai alamat palsu, RT di sana marah-marah, katanya banyak orang ke situ dan cari nama Wismoyo,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, di Jakarta, Kamis (21/8/2014).

Wismoyo menggunakan alamat Jl H Eman II RT 01/06, Pondok Pinang, Jakarta Selatan. “Alamat di KTP-nya itu palsu,” ujar Rikwanto.

Penyidik masih mengembangkan kasus yang melibatkan Wismoyo ini. Diduga pelaku tidak bergerak sendiri. “Mereka sindikasi,” kata Rikwanto.

Dugaan ini melihat cara kerja Wismoyo dalam mengakali mobil hasil curiannya. “Menggelapkan itu mudah, menjualnya yang susah,” ujarnya.

Tidak menutup kemungkinan Wismoyo menjual mobil hasil curiannya ke pasar gelap. “Ada petunjuk beberapa pihak (penadah) yang didalami,” kata Rikwanto.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s