Home » keamanan » Usai Jumatan, Ormas Islam Menuju Balai Kota

Usai Jumatan, Ormas Islam Menuju Balai Kota

Bedebah tidak berguna ini oleh rejim SBY ditolerir terus sampai akhir masa jabatannya

 

Pendemo yang tergabung dalam massa FPI dan FBB meneriakkan slogan saat melakukan aksi menolak Ahok jadi Gubernur DKi di depan kantor DPRD DKI Jakarta, 24 September 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

TEMPO.CO, Jakarta – Kepala Divisi Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan ratusan massa yang menamakan Forum Umat Islam akan menggeruduk Balai Kota DKI Jakarta. “Setelah salat Jumat, 150 massa FUI datangi Balai Kota,” kata dia, melalui pesan yang diterima Tempo, Jumat, 17 Oktober 2014. (Baca: FPI Demo Ahok Usai Jumatan, 400 Polisi Disiagakan)

Ratusan massa itu, kata Rikwanto, telah melayangkan surat pemberitahuan unjuk rasa kepada polisi. Unjuk rasa kali ini masih mengusung tema yang sama dengan demonstrasi sebelumnya, yakni menolak Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta. (Baca: Polisi Belum Temukan Pelaku di Balik Aksi FPI)

Saat Tempo mengunjungi markas salah satu anggota FUI, Front Pembela Islam, di Jalan Petamburan III, Jakarta, sejumlah laskar FPI tengah mempersiapkan unjuk rasa itu. Mereka menggunakan kendaraan pikap untuk bergerak menuju Balai Kota. (Baca: FPI Yakin Tak Bisa Dibubarkan)

Di atas mobil yang dilengkapi alat pengeras suara itu, tiga orang beratribut FPI berdiri. Mereka membawa atribut unjuk rasa, seperti bendera FUI dan bendera merah putih. Sementara itu, sejumlah massa FPI lainnya menggunakan sepeda motor menuju ke Balai Kota. Tak satu pun dari mereka yang bersedia diwawancarai. (Baca: Seribu Polisi Jaga Unjuk Rasa FPI di DPRD DKI)

Demonstrasi menolak Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta secara rutin dilakukan ormas Islam ini setiap Jumat. Mereka menolak Ahok karena beberapa alasan, di antaranya karena Ahok bukan muslim. (Baca juga: FPI Demo Lagi, Polisi Siapkan Dua Meriam Air)

Dalam unjuk rasa pada Jumat, 3 Oktober 2014 di depan gedung DPRD DKI Jakarta, massa FPI terlibat bentrok dengan polisi. Kericuhan dalam aksi yang melibatkan sekitar 300 anggota FPI itu membuat sejumlah polisi luka-luka dan kendaraan yang terparkir rusak. Atas kejadian itu, polisi menangkap beberapa orang yang dianggap menjadi provokator kericuhan, termasuk koordinator lapangan FPI Novel Bamukmin.

PERSIANA GALIH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s