Home » KUALITAS BIROKRASI » Ahok: Saya Akan Lari Sangat Cepat di 2015

Ahok: Saya Akan Lari Sangat Cepat di 2015

Jumat, 02/01/2015 10:09 WIB

Lantik 4.676 PNS

Ayunda W Savitri – detikNews

Jakarta – Tahun 2015 baru saja dimulai. Meski begitu, Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) langsung tancap gas dengan kekuatan penuh agar pembangunan Ibu Kota tidak lagi tertinggal jauh.

“Saya akan lari sangat cepat 2015. Kenapa tanggal 2 Januari jika mau hidup aman nyaman Anda harus tertib tidak ada alasan. Kalau mau tertibkan orang maka tertibkan hukum. Kita harus lari cepat kalau tidak, bapak ibu tertinggal,” ucap Ahok.

Hal ini diungkapkannya dalam sambutan Pelantikan Pejabat Pratama, Pejabat Administrasi dan Pejabat Pengawas di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (2/1/2014). Ahok tidak mau masih ada para pejabat yang berani main mata apalagi berbuat tidak-tidak.

“Staf saja bisa bawa pulang Rp 12 juta, apalagi struktural. Kalau macam-macam kami turunkan golongan dan kita copot tunjangan-tunjangannya jadi cuma gaji pokok saja,” sambungnya.

“Jangan percaya omongan orang kalau gubernur ini bacot doang, saya mau bapak ibu percaya bahwa saya nyalinya lumayan juga. Siapa pun yang melawan kita tidak akan ada toleransi,” tegas mantan Bupati Belitung Timur ini.

Tak hanya menyampaikan pesan-pesan, Ahok sempat menyentil mantan Gubernur DKI Fauzi Bowo (Foke). Ia berseloroh kalau warga Jakarta tidak memilih Foke kembali dalam Pilgub 2012 lalu lantaran dirinya tidak berani melakukan perombakan besar-besaran seperti Ahok.

“Kenapa saya pikir Pak Foke tidak terpilih padahal beliau marah-marah terus kerjanya. Dihukum DKI karena beliau terlalu baik hati tidak berani melakukan perombakan seperti ini, saya berani rombak PNS seperti yang saya lakukan hari ini,” pungkasnya bersambut tepuk tangan 4.676 PNS yang dilantik.

+++

Ahok Sidak Pejabat, Temukan Laci Penuh Puntung

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membuka apel besar Komitmen Aplikasi Deklarasi Sekolah Bersih, Damai dan Anti Korupsi se-Jakarta di Taman Monumen Nasional (Monas), Jakarta, 30 Desember 2014. Acara ini untuk menjadikan guru-guru teladan yang baik bagi siswanya. TEMPO/Dasril Roszandi

TEMPO.CO, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengimbau pejabat eselon II dan III yang baru dilantik agar memperhatikan perilaku hidup sehat. Hal yang disoroti Ahok adalah kebiasaan merokok dan meminum minuman keras yang membahayakan kesehatan. (Baca: Lantik Pejabat Baru, Ahok: Jangan ‘Bermain’!)

Ahok mengimbau para pejabat tidak merokok ketika berada di ruang kerja. Merokok dalam ruang kerja, kata Ahok, merugikan kesehatan, khususnya bagi perokok pasif. Ihwal rokok, Ahok mengaku pernah mendapat temuan lucu saat melakukan inspeksi mendadak ke ruangan pejabat pemerintah DKI.

“Saya pernah menemukan banyak puntung rokok di dalam laci meja ruang kerja pejabat DKI,” ujar Ahok selepas mengambil sumpah 6.506 pejabat di Monumen Nasional, Jumat, 2 Januari 2014. (Baca:Cara Ahok Lacak Pejabat Pengguna Narkoba)

Ahok juga melarang pejabat eselon II dan III mengkonsumsi minuman keras. Kini, kata Ahok, dia bisa memantau pejabat yang doyan jajan miras. “Di minimarket sudah banyak terdapat kamera CCTV, sehingga saya bisa mengetahui siapa saja yang membeli minuman keras,” ujarnya.

Perihal peredaran narkoba, Ahok mengatakan akan menempuh cara keras. Karena itu, Ahok menggelar tes urine di Monas untuk menelisik kemungkinan adanya pejabat yang memakai narkoba. “Tak mungkin membersihkan kotoran (narkoba) di Jakarta menggunakan sapu kotor (pejabat yang juga mengkonsumsi narkoba),” kata Ahok. 

GANGSAR PARIKESIT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s