Home » Kualitas Transportasi Publik » Lagi lagi Kopaja

Lagi lagi Kopaja

Yang penting adalah manajemen per sopiran dibenahi dengan sangat serius Koh Ahok. Percuma saja jika pembenahannya adalah memberi bus baru dengan AC zonder mendisiplinkan prilaku sopir Kopaja. Menurut saya sih lebih baik rekrut baru saja sopir sopir Kopaja. Sopir lama jelas bermental rusak dan brengsek.. lebih baik mereka dikirim ke kampung asalnya saja.

Yang saya heran..kok metromini yang penanggung jawabnya PT Metromini yang tidak jelas itu masih dibiarkan beredar di Jakarta ??

+++++

Jumat, 08/05/2015 11:53 WIB

Ahok Ancam Cabut Trayek Sopir Kopaja AC Ugal-ugalan

Ayunda W Savitri – detikNews
 Ahok Ancam Cabut Trayek Sopir Kopaja AC Ugal-ugalanKopaja AC P20 yang dirusak massa karena senggol pemotor (Foto: Ari Saputra/detikcom)

Jakarta – Berada di lajur busway tidak menjadikan bus Kopaja AC lepas dari aksi ugal-ugalan. Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) memahami perilaku ugal-ugalan sopir yang kerap mengundang bahaya itu.

Ahok pun berencana untuk ‘menyingkirkan’ Kopaja AC untuk kemudian dileburkan dalam satu manajemen PT Transportasi Jakarta. Sehingga, tidak lagi asal-asalan karena Kopaja AC harus mengikuti standar pelayanan TransJ termasuk ukuran bus.

“Ya kita bertahap kita singkirkan mereka. Ke depan semua Kopaja ganti ukuran single. Ukuran yang satu TJ. Jadi nggak ada lagi bus ukuran single-single itu di Jakarta. Nggak ada lagi kopaja-kopaja,” kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (8/5/2015).

Sehingga, apabila nantinya Kopaja AC sudah tergabung dalam PT Trans Jakarta maka mereka harus membeli armada bus berukuran besar sesuai SPM (standar pelayanan minimum) TransJ. Selain itu, Kopaja AC juga harus mengikuti sistem pembayaran rupiah per kilometer (Rp/Km) nantinya.

++++

Simsalabim! Setelah Lewat 2 Tahun, Kopaja AC Kembali Lagi Seperti Kopaja Reguler

Fajar Pratama – detikNews
Simsalabim! Setelah Lewat 2 Tahun, Kopaja AC Kembali Lagi Seperti Kopaja Reguler

Jakarta – Kopaja AC kembali ke wujud asalnya. Padahal pada pertama kali diadakan, Kopaja AC menjadi contoh perubahan transportasi. AC masih dingin, karcis dipakai, sopir dan kenek memakai seragam, dan tidak banyak penumpang yang berdiri. Kenyamanan menjadi nomor satu.

Tapi itu dahulu ketika awal Kopaja AC muncul. Dino Bambang, pekerja kantoran yang merasakan perubahan menyampaikan apa yang terjadi dengan Kopaja AC ini.

“Pada awal beroperasinya, bus ini saya sering naik. Saat itu kondisi tempat duduk hampir full memenuhi ruangan bis dan tertata rapi, AC masih dingin, masih menggunakan karcis, sopir dan kenek menggunakan seragam dan tidak banyak penumpang yang berdiri karena dibatasi. Sehingga kenyamanan sangat terjaga,” cerita Bambang ke redaksi@detik.com, Jumat (8/5/2015).

Bambang kemudian pindah tempat kerja. Namun setelah lewat dua tahun kembali lagi, menggunakan jalur Kopaja AC. Dan alangkah kagetnya kini dia melihat kondisi Kopaja AC yang amat jauh berbeda.

“Tempat duduk berkurang, bagian tengah dikosongi. AC tidak dingin, pintu depan-belakang-tengah lebih sering dibuka. Sering ngetem di halte busway dan kenek teriak-teriak panggil penumpang (kayak angkot). Sopir dan kenek identitasnya sudah tidak jelas, pakaian bebas seadanya dan sering bicara keras (kaya metro mini/kopaja reguler). Tidak ada karcis, dan menaik turunkan penumpang di sembarang tempat (walau dalam jalur busway)-sangat berbahaya karena penumpang masih harus menyeberang tanpa melewati JPO,” urai Bambang.

“Mohon ditertibkan dari pihak yang berwenang, karena indikasinya sudah sistem kebut-kebutan kejar setoran bukan pelayanan penumpang lagi,” tutup dia.

Lantas apa sanksi untuk sopir yang mengendarai bus secara ugal-ugalan?

“Tunggu bus cukup, kita akan cabut izin trayeknya. Sekarang kita ditekan. Kenapa kita nggak tangani karena kita nggak berani. Itu karena kebobrokan Pemda (di masa lalu). Masa pemda ditekan oleh Organda? Yang punya kuasa siapa, yan punya duit siapa? Ya Pemda,” urainya.

Ahok menyebut bulan depan sebanyak 51 bus armada baru akan tiba di Jakarta. Kemudian dengan bergabungnya Kopaja dan Kopami, dia memprediksi tahun ini akan ada tambahan 700 armada bus untuk melayani warga DKI.

“Kita bisa dapat kira-kira 700-an bus tahun ini dengan semua kopaja gabung. Kita (tambah jumlah) Kopami dan Kopaja, kan ganti besar,” tutup Ahok.

++++

Ahok Gandeng Kopaja Gabung ke PT Transjakarta

Oleh : Ajat M Fajar | Jumat, 8 Mei 2015 | 13:58 WIB
Ahok Gandeng Kopaja Gabung ke PT Transjakarta

    

INILAHCOM, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta berencana menggandeng operator Kopaja dan Kopami untuk bergabung dengan manajemen PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).

Bus kota tersebut nantinya dioperasikan selama 24 jam dengan sistem pembayaran tarif rupiah perkilometer.

“Saya sudah siapkan dana untuk mereka supaya beroperasi 24 jam dengan tarif Rp3.500,” kata Ahok di Balaikota, Jumat (8/5/2015).

Menurutnya, penambahan bus baru Kopaja dan Kopami ini dilakukan demi memenuhi kebutuhan moda transportasi warga yang tinggal di daerah penyangga. “Kalau busnya cukup, jarak kedatangan bus (head way) hanya 10 menit,” katanya.

Ahok mengatakan, nantinya semua armada Kopaja dan Kopami akan disediakan armada baru jika bergabung dengan PT Transjakarta.

Pemberian armada baru itu tetap akan dibebankan kepada pihak operator dengan sistem pembayaran secara kredit. “Kita akan bantu berikan mereka armada baru dengan sistem kredit,” ujarnya.

Ia menegaskan akan menyingkirkan Kopaja yang masih ugal-ugal di jalan. Ke depan, armada tersebut juga akan diganti ukuran seperti Bus Transjakarta tunggal.

“Jadi nanti gak ada lagi Kopaja-Kopaja seperti sekarang. Kalau operator mau beli armada lagi, tidak boleh beli kayak Bus Kopaja saat ini, tapi langsung besar,” ungkapnya.

Ahok juga menyampaikan, para operator maupun sopir Bus Kopaja dan Kopami tidak perlu khawatir jika bersedia bergabung dengan PT Transjakarta. Mengingat, Pemprov DKI akan mengganti sistem setoran dengan pembayaran rupiah perkilometer.

“Mereka tidak perlu ngetem buat ngejar setoran. Keuntungan sudah pasti kita jamin, mereka tinggal duduk manis saja,” katanya. [yha]

– See more at: http://metropolitan.inilah.com/read/detail/2202730/ahok-gandeng-kopaja-gabung-ke-pt-transjakarta#sthash.aRFS20w8.dpuf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s