Home » Jakarta Pedestrian » Musuh Pejalan kaki di Jakarta : Kopaja/MM dan Sepeda Motor

Musuh Pejalan kaki di Jakarta : Kopaja/MM dan Sepeda Motor

 Koh Ahok, bangun dong tempat jalan kaki yang bagus ! Di jakarta Selatan banyak sekali daerah yang tidak ada trotoar khusus pejalan kaki. Contoh jalan Bangka, Mampang Prapatan ( lokasi tempat pejalan diserempet kopaja)dll. Di daerah yang banyak turis dan warga asing seperti jalan Kemang Raya juga tidak dilengkapi trotoar untuk pejalan kaki..
Koran T empo KAMIS, 15 OKTOBER 2015

Tabrak Pejalan, Sopir Kopaja Dikeroyok

JAKARTA – Sopir Kopaja P20 rute Lebak Bulus-Pasar Senen terluka parah setelah dikeroyok massa. Pengeroyokan itu terjadi setelah sopir Kopaja bernama Hasan Arbai menabrak pejalan di Jalan Warung Buncit Raya, Kalibata Pulo, Jakarta Selatan. “Kami belum bisa memeriksa sopir karena kondisinya kritis,” kata Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan, Inspektur Dua Bakti Sakti Butar-Butar, kemarin. 

Kecelakaan itu terjadi pada Selasa lalu sekitar pukul 22.30. Kopaja yang dikemudikan Hasan melaju dengan kecepatan tinggi dari Mampang menuju Ragunan. Pada saat bersamaan, masyarakat baru meninggalkan Masjid Assalafiyah setelah mengikuti peringatan tahun baru Islam. Muhammad Wali Sidik yang mengikuti acara itu tersenggol Kopaja saat menyeberang jalan. Remaja 15 tahun itu terlempar, lalu tak sadarkan diri. “Korban enggak terlindas, dia terserempet,” kata Bakti.

Karena Sidik tidak bergerak, masyarakat menduga remaja itu meninggal. Mereka marah dan merusak Kopaja bernomor polisi B-7377-NP yang dikemudikan Hasan. Melihat suasana semakin rusuh, Hasan buru-buru menyelamatkan diri. “Dia lari sampai depan Pejaten Village,” ujar Bakti. Tapi massa bisa menangkap lelaki 35 tahun itu lalu memukulinya sampai pingsan. 

Berdasarkan penyelidikan, kata Bakti, kondisi jalan yang menjadi lokasi kecelakaan memang agak menurun. Di tempat itu tidak terdapat jembatan penyeberangan. “Lampu jalan juga tidak terang, tapi juga tidak gelap,” kata Bakti. Saat ini Hasan masih dirawat di Rumah Sakit Budhi Asih. “Kami sudah menghubungi keluarga dan pengurus Kopaja, ke depannya akan bagaimana,” ujar Bakti. Sedangkan Sidik, yang mengalami luka pada kaki dan tangan kanan, sudah bisa pulang.

Kecelakaan yang melibatkan sopir Kopaja juga terjadi pada 17 September lalu di Jalan Warung Buncit Raya. Korbannya adalah Gunawan, yang sedang memboncengkan istrinya, Lilis Lestari, dan anaknya, Ghiraldo Banu. Gunawan dan Lilis tewas di tempat. Sedangkan Ghiraldo selamat meski sempat tak sadarkan diri selama beberapa hari di rumah sakit. Polisi telah menetapkan sopir Kopaja, Budi Wahyono, sebagai tersangka. ANGELINA ANJAR SAWITRI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s