Home » Jakarta Pedestrian » Metro Mini makin Edan !! Tetap dibiarkan ya Koh Ahok ?!

Metro Mini makin Edan !! Tetap dibiarkan ya Koh Ahok ?!

Heran … kenapa masih dibiarkan beroperasi ? Mau tunggu 1 juta orang tewas  dulu ? Kapan Metro Mini / Kopaja  / Kowanbisata / PPD  dan seluruh angkutan ” busuk” ini ditutup ?  Koh  Ahok Korban terus berjatuhan nih.. mana janji lue ????????????????????????????????????

KRL Tabrak Metromini di Angke, 13 Orang Tewas

MINGGU, 06 DESEMBER 2015 | 11:52 WIB

KRL Tabrak Metromini di Angke, 13 Orang Tewas

Ilustrasi kecelakaan di pintu lintasan kereta.

TEMPO.CO, Jakarta – Kecelakaan maut terjadi di Ibu Kota. Kereta rel listrik (KRL) menabrak bus Metromini di dekat Stasiun Angke, Tambora, Jakarta Barat, sekitar pukul 08.48 WIB, hari ini, Minggu, 6 Desember 2015. Kecelakaan itu menyebabkan 13 penumpang tewas dan 6 lainnya luka-luka.

Kecelakaan terjadi akibat Metromini yang melaju dari arah Kota menuju Kalideres menerobos palang jalan kereta api. Pada saat bersamaan, KRL melintas, sehingga kecelakaan tidak bisa dihindari.

Menurut keterangan polisi, Ajun Komisaris Besar Budiyanto, palang rintangan jalur kereta di Muara Angke sudah menutup ketika Metromini nekat menerobos. Karena itu, KRL dari arah Jatinegara menuju Bogor itu pun menabraknya. Saat ini proses evakuasi terhadap korban masih berlangsung.

“Kapolda tadi ikut mengevakuasi korban,” katanya saat dihubungi. Saat ini korban tersebar di Rumah Sakit Tarakan, Cibubur, RSCM,  Sumber Waras dan Husada.

Kecelakaan itu juga menyebabkan jadwal KRL di Jakarta, terutama di jalur terjadinya kecelakaan, terganggu. “Kami mengimbau pengguna jasa KRL, khususnya yang akan menggunakan relasi Jatinegara dan sebaliknya, menggunakan transportasi lain,” ucap pejabat humas PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ), Eva Chairunnisa.

MAYA AYU PUSPITASARI

 

+++++

Minggu 06 Dec 2015, 16:38 WIB
Menagih Janji Ahok Tindak Tegas Metromini
Ikhwanul Khabibi – detikNews

Jakarta – Kecelakaan yang melibatkan Metromini ugal-ugalan dan mengakibatkan korban jiwa bukan sekali ini terjadi. Sudah begitu sering publik mendengar kabar penumpang yang harus kehilangan nyawa karena kebrutalan para sopir Metromini dalam mengemudi.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), pernah menjanjikan perbaikan pelayanan dan manajemen Metromini. Namun faktanya, hingga saat ini masih ada saja nyawa penumpang yang harus menjadi korban.

Menilik ke belakang, Ahok sebenarnya pernah menjanjikan akan memperbaiki manajemen Metromini dengan menawari para pemilik bus untuk bergabung dengan manajemen PT Transportasi Jakarta. Ahok pun sempat mengatakan nama Metromini akan dihapus.

“Metromini saya lagi tawarin nih, mau pindah partai nggak? Pasti mau perorangan. Saya sudah bilang ke Dishub izinkan Metromini beli bus baru gabung ke Kopaja,” terang Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (24/6) lalu.

“Kita per orang yang kita rayu karena Metromini manajamennya terlalu banyak. Begitu Metromini gabung dengan kami, namanya sudah bukan Metromini lagi. Kami lagi tawarkan perseorangannya. Ini kan ibarat orang-orang itu mau pindah partai atau enggak” jelas Ahok.

Tak hanya itu janji yang dilontarkan Ahok. Pada sebuah momen wawancara, Ahok juga pernah menjanjikan akan menangkap para sopir Metromini yang masih di bawah umur dan ugal-ugalan dalam mengemudi. Bahkan, dia sempat mewacanakan akan membeli banyak bus agar warga beralih dari Metromini.

“Tangkap! Cabut trayeknya kalau ketahuan. Sudah ada beberapa kita cabut,” kata Ahok menanggapi masih banyaknya sopir Metromini di bawah umur dan ugal-uagal, Kamis (8/10).

“Nanti kalau busnya sudah banyak pasti hilang mereka. Makanya kuncinya mesti kasih bus gratis sama bus rupiah per kilometer (Rp/Km). Kemarin kan bus tingkat batal yang Mercedes-Benz. Gara-gara chasis-nya enggak sesuai,” lanjutnya.

Belum diketahui bagaimana perkembangan janji-janji Ahok itu. Yang pasti, sudah ada beberapa bus Metromini dan Kopaja yang dikandangkan. (Baca juga: Kapan Bus Metromini dan Kopaja Bermasalah Ini Dibuang? http://news.detik.com/berita/3043966/kapan-bus-metromini-dan-kopaja-bermasalah-ini-dibuang)

Sayangnya, tindakan ini belum bisa menghapus angka kecelakaan akibat kelakuan sopir yang ugal-ugalan. Fakta terakhir adalah kecelakaan Metromini B 80 yang menerobos pintu perlintasan kereta api di Angke, Jakarta Barat, hingga akhirnya tertabrak. Sejauh ini, 18 orang tewas akibat peristiwa tersebut.
(Hbb/mad)

 

Minggu 06 Dec 2015, 17:40 WIB

Metromini Tak Penuhi Syarat Sebagai Angkutan Umum, Jangan Ditoleransi Lagi!

Ikhwanul Khabibi – detikNews
Metromini Tak Penuhi Syarat Sebagai Angkutan Umum, Jangan Ditoleransi Lagi!Foto: Rachman Haryanto
Jakarta – Sudah berulang kali Metromini terlibat kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa. Para sopir bus warna oranye itu seolah tak ada kapoknya berkendara dengan ugal-ugalan.

Menurut pengamat transportasi, Djoko Setijowarno, Metromini sebenarnya tidak layak disebut sebagai angkutan umum. Oleh karena itu aksi ugal-ugalan Metromini tidak bisa ditoleransi lagi.

“Ada 4 aspek untuk memenuhi kriteria perusahaan yang ideal, sehat dan dinamis. Pertama Aspek administrasi: berbadan hukum (perseroan terbatas atau koperasi) dan menerapkan sistem gaji bagi awak kendaraan, khususnya pengemudi,” kata Djoko dalam keterangan tertulisnya, Minggu (6/12/2015).

Sebagai angkutan umum, sebuah perusahaan harus memperhatikan umur dan kondisi kendaraan. Selain itu, pelayanan terhadap penumpang juga menjadi perhatian penting.

“Aspek operasional: memiliki kepastian jadwal perjalanan yang tetap, menerapkan teknologi informasi seperti sistem tiket dan bagasi, manifest penumpang, maupun pemanfaatan fasilitas GPS/CCTV dalam pengawasan operasional. Berperan sebagai mitra pelayanan masyarakat yang baik, adanya hubungan yang baik antara perusahaan dan penumpang, bekerjasama antara pengusaha angkutan, sehingga dapat bersaing dalam peningkatan kualitas pelayanan,” jelas Djoko.

Hal yang tak kalah penting adalah kualitas sumber daya manusia (SDM). Para tenaga pengemudi harus memiliki standar yang jelas. Sesuai UU 22/2009 LLAJ, Djoko kemudian menguraikan hal-hal yang berhubunan dengan angkutan umum:

(1) perbaikan manajemen angkutan umum menuju terwujudnya industri angkutan umum
(2) perusahaan angkutan umum harus berbadan hukum
(3) pelayanan angkutan umum yang memiliki aksesibilitas tinggi dan bersifat massal
(4) memiliki standar pelayanan dan standar operasional
(5) adanya jaminan penyediaan jasa angkutan umum oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah terkait penyelenggaraan angkutan umum (subsidi, ekonomi, non ekonomi)
(6) pelayanan angkutan umum yang terdokumentasi dengan baik (karcis, bukti pembayaran, perijinan)
(7) pemantauan operasional dan pelayanan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (information and communication technology/ICT) 
(Hbb/mad)

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s