Home » Kualitas Air dan sungai » Tangerang Ingin Kelola 26 Situ

Tangerang Ingin Kelola 26 Situ

JUM AT, 19 FEBRUARI 2016

TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang mendesak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat segera menyerahkan 26 situ di daerah itu. Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Kabupaten Tangerang, Slamat Budi, mengatakan desakan itu dilakukan lantaran kondisi situ-situ tersebut terbengkalai.

“Terjadi pendangkalan dan alih fungsi dari situ menjadi persawahan dan perumahan,” kata Slamat kepada Tempo, kemarin. Selama ini, menurut dia, perwakilan Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengirim surat hingga mendatangi kantor Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat, namun belum ada jawaban ihwal pengelolaan situ-situ itu.

Pada Januari 2014, Slamat menjelaskan, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menyatakan telah menyerahkan 183 situ ke pemerintah daerah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Langkah tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara Kabupaten Tangerang dan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian pada Maret 2015. Namun penyerahan itu urung dilakukan karena Mahkamah Konstitusi membatalkan seluruh pasal dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air pada Februari 2015. Beberapa pasal di dalam undang-undang itu mengatur tentang penguasaan sumber daya air oleh pemerintah daerah.

Akibatnya, Slamat mengatakan, tindak lanjut dari penyerahan situ, seperti pengukuran dan normalisasi, batal terlaksana. Meski begitu, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus melobi Kementerian. “Untuk mempercepat penyerahan, kami akan datang lagi ke Kementerian,” katanya.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Cucu Heri Lukman, mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Tangerang 2015 mencantumkan dana Rp 470 juta untuk normalisasi situ. “Kini, dana itu tidak bisa dipakai,” kata dia. Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum Mudjiadi mengatakan belum memutuskan rencana pengalihan pengelolaan 26 situ di Kabupaten Tangerang itu. “Saya belum tahu duduk masalahnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelaksana Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane, Bastari, mengatakan tahun lalu pihaknya telah menormalisasi tiga situ di Tangerang, yakni Situ Cangkring, Kelapa Dua, dan Pondok. “Tergantung kesiapan lahan dan dananya,” tuturnya.JONIANSYAH | PUTRI ADITYOWATI | AFRILIA SURYANIS

Makin Dangkal dan Beralih Fungsi

Sudah belasan tahun sejumlah situ milik Kementerian Pekerjaan Umum di Kabupaten Tangerang terbengkalai. Akibatnya, tempat “parkir” air itu semakin dangkal dan sempit. Beberapa situ di antaranya malah diserobot penduduk sekitar dan pengembang perumahan. Berikut ini nama-nama situ di Tangerang dan kondisinya.

Kecamatan Kronjo
1. Ranca Ilat (63 hektare) persawahan
2. Waluh (35 hektare) persawahan

Kecamatan Pasar Kemis
1. Panggang/Gelam Jaya (18 hektare) perumahan
2. Pangodokan (15 hektare) persawahan
3. Dadap (12 hektare) persawahan
4. Pondok (21 hektare) pendangkalan
5. Cilongok (15 hektare) pendangkalan
6. Pasir Gadung (3 hektare) pendangkalan
7. Sarakan (7,5 hektare) pendangkalan

Kecamatan Mauk
1. Setingin (26 hektare) persawahan
2. Gede (4 hektare) persawahan

Kecamatan Kresek
1. Patrasana (262 hektare) persawahan
2. Gabus (15 hektare) persawahan
3. Genggong (15 hektare) persawahan
4. Garukgak (180 hektare) persawahan

Kecamatan Kelapa Dua
1. Kelapa Dua (36 hektare) pendangkalan

Kecamatan Legok
1. Cihuni (27,5 hektare) pendangkalan

Kecamatan Pakuaji
1. Kepuh (45 hektare) tanah desa

Kecamatan Sepatan
1. Sulang (11 hektare) perumahan
2. Koja (7 hektare) persawahan

Kecamatan Sindang Jaya
1. Warung Rebo (4 hektare) persawahan
2. Krawon (7,5 hektare) persawahan

Kecamatan Cikupa
1. Bojong (7,5 hektare) pendangkalan

Kecamatan Cisoka
1. Jengkol (3,75 hektare) pendangkalan

Kecamatan Rajeg
1. Jambu (2 hektare) persawahan

Kecamatan Balaraja
1. Kemuning (2,5 hektare) persawahan

Banjir Kredit di 2016Saipul Jamil Tersangka Pencabulan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s